Berita Haji dan Umrah

Indonesia Berangkatkan 241 Ribu Jemaah di Musim Haji 2024, Menag Catat sebagai Rekor Terbesar

Indonesia akan memberangkatkan 241 ribu jemaah di musim haji 2024. Angka ini menjadi yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia.

Penulis: rika irawati | Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/Rachmat Hidayat
Ribuan jemaah calon haji melakukan umrah tawaf di Kabah, Masjidil Haram, Kamis (15/6/2023). Indonesia akan memberangkatkan 241 ribu jemaah di musim haji 2024. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEDDAH - Indonesia akan memberangkatkan 241 ribu jemaah di musim haji 2024.

Angka ini merupakan yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.

Kepastian kuota jemaah haji ini tertuang dalam kesepakatan perhajian (Ta'limatul Hajj) untuk musim haji 1445 H /2024 M yang ditandatangi Pemerintah Republik Indonesia bersama Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabiah, di Jeddah.

"Kami menyepakati beberapa hal dengan pihak Arab Saudi. Satu di antaranya, jumlah jemaah haji Indonesia yang akan diberangkatkan sebanyak 241 ribu orang," ungkap Menag Yaqut di Jeddah, Senin (8/1/2024), dikutip dari laman Kemenag RI.

Baca juga: Pelunasan Biaya Haji 2024 Dibuka Mulai Bulan Depan, Calon Jemaah Haji Punya Waktu Hingga Maret

Yaqut mengungkapkan, jumlah ini terdiri dari 221 ribu kuota normal dan 20 ribu kuota tambahan yang telah disetujui Raja Arab Saudi.

"Jumlah kuota ini terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji Indonesia," tutur Menag.

Data Kemenag RI, pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota 231 ribu jemaah.

Jumlah ini berkurang menjadi 100.051 jemaah pada 2022 akibat pandemi Covid-19.

Sementara, pada penyelenggaraan haji 2023, Indonesia mendapat kuota 229 ribu.

Layanan Haji Meningkat

Yaqut mengatakan, penambahan kuota haji tersebut disertai peningkatan layanan perhajian.

Hal ini juga tertuang dalam kesepakatan Ta'limatul Hajj.

"Alhamdulillah beberapa permintaan kami untuk pelayanan haji yang lebih baik telah disanggupi Pemerintah Arab Saudi," imbuhnya.

"Misalnya, tentang penempatan jemaah di Mina. Kami bisa menentukan posisi tenda jemaah yang lebih dekat dengan jamarat selama pelaksanaan kontrak dilakukan lebih cepat," ungkapnya.

Baca juga: Alhamdulillah, Indonesia Dapat Tambahan Kuota Haji 20 Ribu Jemaah di 2024. Bisa Pangkas Waktu Tunggu

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved