Berita Jepara

Kredit yang Dikucurkan Diduga untuk Biaya Kampanye, Begini Kata Direktur BPR Bank Jepara Artha

Direktur Kepatuhan BPR Bank Jepara Artha Jamaludin Kamal mengaku tidak mengetahui kredit dari bank tersebut mengalir ke caleg atau kegiatan politik.

TRIBUNBANYUMAS/ALEXANDER GREY
Ilustrasi kredit macet. BPR Bank Jepara Artha mengaku tak mengetahui kredit yang mereka salurkan mengalir ke kegiatan politik. 

Tak lama berselang setelah pencairan kredit itu, dilakukan penarikan tunai untuk disetorkan kembali ke rekening MIA yang jumlahnya mencapai Rp94 miliar.

MIA tak hanya seorang pengusaha, ia juga tercatat sebagai tim sukses caleg.

Pada Pemilu 2019 misalnya, ia menjadi tim sukses Pratitis Mukti Tami yang merupakan caleg Partai Gerindra dengan nomor urut tiga di Daerah Pemilihan V Jawa Tengah, yang meliputi Klaten, Boyolali, Solo, dan Sukoharjo.

Meski begitu, ia bukan kader atau pengurus Partai Gerindra.

Diberitakan sebelumnya, BPR Bank Jepara Artha dikabarkan mengalami kolaps lantaran adanya 35 debitur bermasalah.

Hal ini ditemukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menilai kondisi keuangan bank plat merah milik Pemkab Jepara ini tidak baik-baik saja.

Kabar ini membuat nasabah yang memiliki tabungan di bank tersebut waswas dan berusaha melakukan penarikan simpanan.

Sayang, mereka tidak bisa melakukan dan harus antre dengan pengambilan dibatasi. (*)

Baca juga: Tak Ada Hujan Angin, Tembok Rumah Warga Mejobo Kudus Tiba-tiba Ambrol. Pemilik Lihat Tanah Renggang

Baca juga: Tarif Tol Pejagan-Pemalang Naik 8,76 Persen Mulai 6 Januari 2024, Berikut Rinciannya

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved