Berita Jepara

Kredit yang Dikucurkan Diduga untuk Biaya Kampanye, Begini Kata Direktur BPR Bank Jepara Artha

Direktur Kepatuhan BPR Bank Jepara Artha Jamaludin Kamal mengaku tidak mengetahui kredit dari bank tersebut mengalir ke caleg atau kegiatan politik.

TRIBUNBANYUMAS/ALEXANDER GREY
Ilustrasi kredit macet. BPR Bank Jepara Artha mengaku tak mengetahui kredit yang mereka salurkan mengalir ke kegiatan politik. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Direktur Kepatuhan BPR Bank Jepara Artha Jamaludin Kamal mengaku tidak mengenal Koperasi Garudayaksa, badan hukum yang diduga ikut menerima aliran dana kredit yang bersumber dari Bank Jepara Artha.

Aliran dana pinjaman itu pertama kali diungkap oleh media massa Tempo.

Dalam pemberitaannya, disebutkan pada kurun waktu 2022-2023, Bank Jepara Artha menyalurkan plafon kredit sebesar Rp102 miliar untuk 27 debitur.

Kemudian, dana tersebut ditransfer ke MIA, seorang simpatisan partai politik. Dana yang ditransfer itu mencapai Rp94 miliar.

Dana itu kemudian dipindahkan ke perusahaan, di antaranya PT Boga Halal Nusantara, PT Bumi Manfaat Gemilang, PT Panganjaya Halal Nusantara. Juga ke koperasi Garudayaksa Nusantara.

Baca juga: Isu BPR Bank Jepara Artha Kolaps, Nasabah Ramai-ramai Tarik Tabungan. Berawal 35 Debitur Bermasalah

Atas temuan tersebut, saat dikonfirmasi, Jumat (22/12/2023), Kamal menyampaikan, dana nasabah tidak ada yang masuk ke Garudayaksa.

Karena, proses pencairan dana kredit itu melalui bank umum.

Pihaknya mentransfer ke bank umum baru diambil oleh debitur.

Kamal juga menyatakan, tidak tahu dengan pria berinisial MIA.

"Kami tidak kenal 27 debitur itu," kata dia.

Tribunbanyumas.com mencoba menelusuri jejak digital MIA. MIA diketahui Muhammad Ibrahim Al Asyari.

Ia tercatat sebagai Dirut PT Bumi Manfaat Gemilang (BMG).

Perusahaan ini menaungi pabrik penggilingan beras yang berlokasi di Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, yang resmi beroperasi pada Rabu (7/6/2023).

MIA menerima kucuran kredit dari Bank Jepara Artha sebesar Rp102 miliar pada kurun waktu 2022-2023.

Dana segar itu mengalir ke 27 rekening debitur.

Baca juga: Jelang Musim Baratan, Nelayan di Jepara Digelontor 35,7 Ton Beras Bantuan Pangan

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved