Berita Semarang

Cegah Tumbang saat Padamkan Kebakaran di TPA Jatibarang Semarang, Relawan Dapat Suntik Vitamin

Petugas pemadam kebakaran dan relawan mendapat suntik vitamin untuk mencegah mereka tumbang saat memadamkan kebakaran di TPA Jatibarang Semarang.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana meninjau pelayanan kesehatan di TPA Jatibarang, Malam (8/10/2023). Saat itu, seorang petugas sedang mendapatkan infus vitamin agar tetap fit saat bergugas memadamkan api kebakaran sampah di TPA Jatibarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sejumlah petugas pemadam kebakaran (damkar) serta relawan lain yang membantu pemadaman kebakaran sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Jatibarang Semarang mendapatkan infus vitamin di tengah tugas mereka.

Hal itu dilakukan agar daya tahan tubuh mereka tetap terjaga selama pemadaman.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, kesehatan para petugas damkar dan relawan yang membantu pemadaman sampah sangat penting.

Pihaknya menerjunkan Ambulans Hebat untuk standby di TPA Jatibarang guna memberikan pelayanan kesehatan kepada petugas dan relawan.

Baca juga: 30 Orang Dievakuasi Akibat Terjebak Asap dan Api Kebakaran TPA Jatibarang Semarang

Sejumlah petugas memanfaatkan pelayanan ambulans ini untuk mendapat sunitkan vitamin.

"Ambulans Hebat saya minta (standby) 24 jam sehari . Keperluan vitamin, baik suntik, infus, atau pil, kami sediakan," papar Ita, sapaannya, saat meninjau lokasi TPA, Minggu (8/10/2023) malam.

Menurutnya, para petugas sangat terbantu dengan adanya pelayanan suntik vitamin dan pelayanan kesehatan lainnya.

Diakuinya, mayoritas petugas memang meminta pil vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh selama pemadaman.

"Yang infus atau suntik vitamin, mungkin tidak banyak, bisa dihitung jari, pada takut jarum suntik. Kebanyakan minum pil vitamin," terangnya.

Selain kesehatan, Ita juga memperhatikan suplai makanan bagi para petugas.

Dia telah menginstruksikan BPBD untuk membuka dapur umum.

Baca juga: Warga Randusari Semarang Diserang Gangster Bersenjata Tajam, Seorang Warga Terluka

Dia juga meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Semarang bergotong royong memenuhi kebutuhan makanan para petugas.

Setiap OPD dijadwal mengirim makan pagi, siang, maupun malam. Sedangkan, dapur umum, difokuskan untuk menyediakan kudapan cemilan.

"Dapur umum ini saya minta konsentrasi kudapan-kudapan, seperti mendoan, bakwan, pisang goreng, serta suplai teh kopi."

"Teman-teman dinas juga saya bagi (tugas) ngirim mentahan seperti ubi, sukun, singkong, pisang, untuk dimasak di dapur umum," jelasnya.

Dia memastikan, kesehatan dan kebutuhan logistik para petugas pemadam terjamin. (*)

Baca juga: Kapolrestabes Semarang Terseret Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Ini Posisinya saat Diperiksa Penyidik

Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 9 Oktober 2023: Termurah Rp542.000

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved