Senin, 18 Mei 2026

Berita Jateng

Warga Randusari Semarang Diserang Gangster Bersenjata Tajam, Seorang Warga Terluka

Kampung Randusari Kecamatan Semarang Selatan diserbu gangster, Minggu (8/10/2023). Tepatnya berada di RT 06 RW 08.

Tayang:
Rahdyan Trijoko/Tribun Jateng
Lokasi warga diserang gangster. Saat kejadian warga sedang bermain pingpong 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG-Kampung Randusari Kecamatan Semarang Selatan diserbu gangster, Minggu (8/10/2023). Tepatnya berada di RT 06 RW 08.


Gangster  membawa senjata tajam menggeruduk kampung itu. 


Warga yang berada di luar rumah pun berhamburan saat diserbu. Warga sempat memberikan perlawanan dengan menggunakan tongkat. 


Warga, Nur Haryanto mengatakan penyerbuan terjadi pukul 04.00 saat adzan Subuh. Saat itu warga sedang bermain ping pong.

 

"Begitu mendengar suara dari luar serang kami langsung beres-beres meja pingpong. Sekalian cari alat untuk mengamankan diri," tuturnya.

Baca juga: Gadis Pati Bagikan Tutorial Masak Telur dengan Panas Matahari, Rasanya Mengejutkan


Menurutnya warga kocar-kacir saat didatangi gangster membawa senjata tajam. Korban pada penyerbuan itu dari warga gunung Brintik.


"Saat itu korban hendak berangkat kerja kena sasaran. Kena sabetan sajam. Dia kena di bagian tangan kanan kiri, kaki, dan pelipis," ujarnya.


Warga yang berada di luar rumah membunyikan kentongan. Hingga akhirnya warga keluar rumah.


"Sempat terjadi perkelahian antara warga dengan gangster di depan gapura. Kami cuma modal tongkat bendera dan batu" tuturnya.


Dikatakannya ada tujuh orang yang menggeruduk kampung itu. Mereka membawa sajam sepanjang 1 meter.


"Mereka ada yang boncengan naik motor ada yang naik motor. Tapi dibelakangnya masih banyak," ujarnya.


Ia menuturkan gangster itu hanya cari-cari masalah di kampungnya. Polisi baru datang setelah kejadian.


"Itu cuma gangster cari-cari masalah dan tidak tahu tujuannya apa. Sekarang warga juga berjaga-jaga jika ada penyerangan kembali," imbuhnya

Baca juga: Rumah Pengasapan Ikan di Bonang Demak Terbakar, Pemilik Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit


Sementara ketua RT, Agung Bayu menuturkan penyerbuan telah terjadi dua kali. Kejadian pertama juga ada korban namun tidak begitu parah.


"Kejadian yang sekarang korban mengalami luka cukup parah," tuturnya.


Ia berharap   Polsek dan Polrestabes Semarang menyiagakan personelnya. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi penyerangan kembali.


"Harusnya kalau ada kejadian ini disiagakan personel," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved