Berita Nasional

Dorongan Resuffle Kabinet Kian Santer, Presiden Jokowi Diperkirakan Lengserkan 2 Menteri Nasdem

Dorongan agar Presiden Joko 'Jokowi' Widodo merombak Kabinet Indonesia Maju, khususnya menteri dari Partai Nasdem, makin santer terdengar.

Editor: rika irawati
Tribunnews/Jeprima
Presiden Joko 'Jokowi' Widodo menghadiri acara Gerakan Nusantara Bersatu Satu Komando Untuk Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (26/11/2022). Presiden Jokowi diperkirakan akan merombak kabinet menteri, dan melengserkan dua menteri dari Nasdem. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Dorongan agar Presiden Joko 'Jokowi' Widodo merombak Kabinet Indonesia Maju, khususnya menteri dari Partai Nasdem, makin santer terdengar.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin memprediksi, Jokowi akan melengserkan dua dari tiga menteri Nasdem, dalam rushuffle kabinet yang akan digelar.

"Satu (menteri) akan dibiarkan karena Nasdem, biar bagaimanapun, saat ini hubungannya tidak bagus dengan Jokowi tetapi masih ada regulasi Jokowi, jadi masih ada satu, rasionalisasinya seperti itu," kata Ujang, Selasa (3/1/2023), dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Presiden Jokowi Beri Sinyal akan Rombak Kabinet, Copot Menteri dari Nasdem?

Baca juga: Reshuffle Kabinet: Ketum PAN Zulhas Dikabarkan Mendag, Mantan Panglima Hadi Tjahjano Menteri ATR/BPN

Tiga menteri dari Nasdem yang saat ini duduk di kursi kabinet Jokowi adalah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar.

Ujang juga menilai, dorongan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belakangan ini meminta dua menteri dari Nasdem dievaluasi, menjadi indikasi lain.

Oleh karena itu, dua dari tiga menteri asal Nasdem diprediksi benar-benar bakal diganti dalam waktu dekat.

"Makanya, indikasi yang diucapkan oleh PDIP, ya seperti itu, dua (dirombak)," kata Ujang.

Menurut Ujang, ada sebab dan akibat menteri dari Nasdem belakangan ini semakin santer dikabarkan bakal dirombak oleh Jokowi.

Ia menyebut, deklarasi Nasdem terhadap Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) menjadi pangkal permasalahannya.

Atas deklarasi itulah, Nasdem diyakini saat ini tengah dibidik.

Satu di antara caranya adalah mengevaluasi menteri dari Nasdem.

Dengan begitu, Ujang menambahkan, Jokowi seolah mempunyai dasar yang kuat untuk merombak kabinet, khususnya menteri dari Nasdem.

"Seperti itulah politik. Biar nanti Jokowi reshuffle seolah ada dasarnya. Artinya, bukan berbasis pada kinerja, tetapi berbasis pada politik," tegas Ujang.

Baca juga: Partai Nasdem Klaim Kebanjiran Anggota Baru usai Deklarasikan Anies Baswedan sebagai Bakal Presiden

Baca juga: Petinggi Nasdem, PKS, dan Demokrat Akrab Duduk Satu Meja, Siap Resmikan Koalisi?

Diberitakan sebelumnya, isu reshuffle kembali mencuat baru-baru ini.

Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat bahkan terang-terangan menyatakan, partainya meminta agar dua menteri asal Nasdem, yakni Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menhut) Siti Nurbaya Bakar, dievaluasi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved