Berita Banyumas

Program Sertifikasi Tanah Datang Lagi di Banyumas, BPN: Kalau Ada Biaya, Besarnya Hasil Rembuk Warga

Pejabat Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ART/BPN) memastikan, biaya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), gratis.

Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Pemkab Banyumas
Bupati Banyumas Achmad Husein membuka sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang merupakan program sertifikasi tanah gratis dari pemerintah, di Pendopo Si Panji, Selasa (13/12/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pejabat Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ART/BPN) memastikan, biaya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau sertifikasi tanah dari BPN, gratis.

Namun, ada biaya yang mungkin muncul saat persiapan atau pemenuhan syarat PTSL. Itu pun besarannya ditentukan dari hasil rembuk warga.

Hal ini terungkap dalam sosialisasi Program PTSL di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (13/12/2022).

Sosialisasi ini dibuka langsung Bupati Banyumas Achmad Husein.

Baca juga: Alat Peraga Kampanye Sudah Bertebaran di Pekuncen Banyumas, Panwascam Temukan 20 Baliho Pilpres

Baca juga: Sidak Pasar Tradisional, Petugas POM Banyumas Temukan Teri Nasi dan Cumi Asin Mengandung Formalin

Husen mengatakan, PTSL merupakan program sertifikasi tanah gratis dari pemerintah.

Program milik ATR/BPN ini merupakan program prioritas nasional.

Program ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia, bagi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam suatu wilayah desa atau kelurahan.

"Sertifikat itu sebagai upaya kepastian hukum agar tidak mudah terjadi sengketa dan penyalahgunaan untuk diambil alih," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein dalam rilis yang diterima, Rabu (14/12/2022).

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas Agus Suprapta menjelaskan, langkah awal program ini adalah gerakan pemasangan tanda batas sebelum dilakukan pengukuran oleh petugas BPN.

"Untuk bidang yuridis, kalau masih ada tanah bidang waris yang akan dibagi, segera dituangkan dalam surat pembagian waris untuk pengajuan berkasnya," jelasnya.

Baca juga: Bukannya Belajar di Sekolah, Puluhan Pelajar di Jatilawang Banyumas Terciduk Pesta Miras di Lapangan

Baca juga: Berkat Informasi di Hotline Aduan, Polresta Banyumas Amankan 2 Pengedar dan 1500 Butir Obat Keras

Ia juga menambahkan, biaya PTSL 2023 akan ditanggung pemerintah melalui anggaran PHLN, rupiah murni, dan PNBP.

Sementara, biaya yang timbul dalam rangka persiapan atau pemenuhan syarat PTSL yang tidak tertampung dalam APBN/APBD, ditanggung oleh peserta/masyarakat.

"Biaya ditentukan dengan rembug warga yang difasilitasi pemerintah desa dan hasilnya dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh peserta pendaftarannya PTSL," jelasnya. (*)

Baca juga: Alhamdulillah, Upah Buruh Rokok Harian dan Borongan di Kudus Naik. Segini Besarannya Mulai 2023

Baca juga: Alie Sesay Ungkap Kunci Kemenangan PSIS Semarang Kontra Persija Jakarta di Liga 1

Baca juga: 6 Aset Tanah Pemkab Jepara Terancam Hilang Diserobot, Kini Berdiri Bangunan Liar

Baca juga: Gasak Motor di Rumah Bos Bulu Mata Palsu di Purbalingga, Warga Sragen Ditangkap di Jombang

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved