Sekeluarga Meninggal di Magelang

KRONOLOGI Lengkap DDS Meracuni Tiga Anggota Keluarganya hingga Tewas di Magelang

Dhio Daffa Syadilla alias DDS (22) pembunuh tiga anggota keluarga dengan menggunakan racun akhirnya diperlihatkan ke publik oleh polisi

Editor: Pujiono JS
TRIBUN JOGJA / Nanda Sagita
Tersangka saat digiring satuan polisi untuk konferensi pers di Ruang Media Mapolresta Magelang, Selasa (06/12/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Dhio Daffa Syadilla alias DDS (22) pembunuh tiga anggota keluarga dengan menggunakan racun akhirnya diperlihatkan ke publik oleh polisi dalam konferensi pers di Mapolresta Magelang pada Selasa (6/12/2022).

Sepekan yang lalu DDS meracuni ayahnya Abas Ashar, ibunya Heri Riyani dan kakak kandungnya Dhea Chairunisa hingga tewas di rumah mereka di Mertoyudan, Magelang, pada Senin (28/11/2022).

Kini DDS ditampilkan di depan wartawan saat polisi melakukan konferensi pers.

Tersangka Dhio saat dihadirkan dalam konferensi pers di Ruang Media Mapolresta Magelang, Selasa (06/12/2022)
Tersangka Dhio saat dihadirkan dalam konferensi pers di Ruang Media Mapolresta Magelang, Selasa (06/12/2022) (Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting)

DDS yang kini menyandang status tersangka mengenakan baju tahanan berwarna oranye, wajahnya ditutup masker hitam.

Plt Kasatreskrim Polresta Magelang Kota AKP Setyo Hermawan mengatakan, kejadian pembunuhan berencana ini dilakukan oleh tersangka DDS yang merupakan anak bungsu dari keluarga tersebut.

Setyo memaparkan bahwa korban pembunuhan DDS masih dalam satu keluarga yakni ayah bernama Abas Ashar (58) kelahiran Yogyakarta, pekerjaan pensiunan PNS.

Baca juga: Kerabat Enggan Jenguk DDS, Minta Pembunuh Tiga Anggota Keluarga di Magelang Dihukum Setimpal

Baca juga: Tersangka DDS Beli Racun Arsenik dan Sianida Pakai Uang dari Orangtua untuk Bunuh Keluarganya

Baca juga: TAKARAN Racun yang Diberikan DDS untuk Ayah, Ibu dan Kakak Kandungnya Hingga Tewas Seketika

Selain itu Ibu bernama Heri Riyani (54) kelahiran Magelang, pekerjaan ibu rumah tangga, dan anak sulung bernama Dhea Chairunisa (25) kelahiran Magelang, baru selesai bekerja di perbankan.

"Pembunuhan ini sudah direncanakan oleh tersangka sejak 15 November 2022, sekitar pukul 21.00 WIB," papar Setyo.

Kemudian, kata Seyuo, hari berikutnya baru muncul ide akan melakukan pembunuhan dengan cara diracun.

Lalu tersangka mencari tahu bahan kimia yang dapat digunakan untuk melakukan pembunuhan.

"Dan, akhirnya pada hari Kamis tanggal 17 November 2022 tersangka menemukan bahan kimia di internet dan melakukan pemesanan secara online yakni zat kimia Arsenik," ujarnya saat pers rilis, pada Selasa (06/12/2022).

Selanjutnya, racun arsenik tersebut tersangka terima pada Sabtu tanggal 19 November 2022.

Kemudian, pada Rabu tanggal 23 November 2022 tersangka mencampurkan bahan kimia arsenik ke dalam minuman dawet yang dibeli sendiri oleh tersangka.

"Namun, zat kimia arsenik kurang bereaksi dan hanya menimbulkan mual-mual, muntah, serta diare pada kedua orang tua dan kakak perempuan tersangka," ungkap Setyo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved