UMK 2023

Besaran UMK Salatiga Disepakati, Naik 6,8 Persen, Sudah Diusulkan ke Provinsi

Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti mengatakan, pengajuan Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK tahun 2023 sebesar 6,8 persen.

TRIBUNNEWS/KJRI JEDDAH
Ilustrasi pekerja Indonesia. Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti mengatakan, pengajuan Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK tahun 2023 sebesar 6,8 persen. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti mengatakan, pengajuan Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK tahun 2023 Kota Salatiga sebesar 6,8 persen kenaikan dibandingkan tahun lalu.

Kenaikan UMK Salatiga tersebut sudah diajukan ke Pemerintah Provinsi atau Gubernur Jawa Tengah untuk selanjutnya mendapatkan persetujuan.

"Kenaikan UMK 2023 ini sudah kami ajukan ke Pemprov untuk nantinya mendapatkan persetujuan," kata Wuri kepada TribunBayumas.com, Jumat (2/12/2022).

Kenaikan UMK sebesar 6,8 persen ini telah mendapat persetujuan oleh berbagai pihak setelah melakukan rapat bersama.

Baca juga: UMK Boyolali Segera Disampaikan ke Gubernur Jateng, Ada Kenaikan, Ini Besarannya!

Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, Jumat (2/12/2022).
Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, Jumat (2/12/2022). (Hanes Walda/TribunBanyumas.com)

"Kemarin kita sudah bersama dengan tim Dewan Pengupahan Salatiga, kita kemarin mengajukan ke provinsi untuk izin.

Kita menaikkan 6,8 persen," ungkapnya.

UMK Kota Salatiga pada 2022 ini adalah Rp2.128.523,19 dengan adanya tambahan 6,8 itu di tahun depan akan menjadi sekitar Rp2.280.000.

"Jadi nanti kalau disetujui rupiahnya jadi Rp2.280.000-an.

Itu 6,8 persen kita menaikkan," ujarnya.

Baca juga: Film Pendek Toleransi Beragama Kontingen Jateng Raih Emas di Pospenas Solo, Buatan Santri Salatiga

Ia mengaku saat dilakukannya rapat bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), perwakilan buruh, dan tim pengupahan tidak adanya penolakan.

"Alhamdulillah Salatiga itu aman, kita juga selalu intensif koordinasi.

Kita menunggu rekomendasi dari provinsi," paparnya.

Wuri berharap rekomendasi terkait UMK bisa turun secepatnya.

Baca juga: Pemkot Solo Usulkan UMK 2023 Rp2,174 Juta, Wali Kota Gibran: Tertinggi di Solo Raya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 naik sebesar 8.01 persen.

Kenaikan UMP 2023 Jawa Tengah menjadi Rp 1.958.169,69 yang semula pada tahun 2022 Rp 1.812.935.

Selain naiknya UMP Jawa Tengah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga juga mengajukan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2023 ke pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov). (*)

Baca juga: Buruh Pengusaha Tak Capai Sepakat, Disnakerperinkop UKM Kudus Kirim Usulan UMK 2023 Naik 6,40 %

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved