Berita Batang

Lagi, Asap Pembakaran Lahan Ganggu Pengguna Jalan Tol. Kali Ini di Tol Batang-Semarang

Asap tebal akibat pembakaran lahan di tepi jalan dan mengganggu pengguna jalan tol Batang-Semarang, Kamis (22/9/2022).

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DINAS INDRIANI
Asap tebal akibat pembakaran lahan mengganggu jarak pandang pengendara di jalan Tol Batang-Semarang, tepatnya di Desa Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Kamis (22/9/2022). Agar kejadian serupa tak terulang dan dapat memicu kecelakaan, DLH Batang akan mengedarkan surat imbauan kepada kepala desa agar diteruskan kepada warga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Asap tebal akibat lahan terbakar di tepi jalan dan mengganggu pengguna jalan tol terjadi lagi. Kali ini, terjadi di Tol Batang-Semarang, tepatnya di sekitar Desa Kuripan, Batang.

Tak ingin terjadi lagi kecelakaan maut di jalan tol akibat asap tebal, seperti yang terjadi di Brebes, Minggu (18/9/2022), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang bakal melakukan sosialisasi.

Sebelumnya, sesuai instruksi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pascakecelakaan beruntun akibat asap di jalan tol yang melibatkan 13 kendaraan, pihaknya melakukan pemantauan di titik-titik potensi pembakaran lahan tepi jalan tol.

"Sesuai instruksi kemarin, dari Pak Ganjar, Pemkab bisa melakukan pengawasan, dalam hal ini kami juga ikut andil," tutur Kepala DLH Batang Akhmad Handi Hakim, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Tabrakan Beruntun 13 Kendaraan di Tol Pejagan-Pemalang di Brebes Dipicu Pembakaran Rumput

Baca juga: Polisi Periksa 13 Pemilik Lahan Soal Kecelakaan Beruntun di Tol Brebes, Belum Ada Tersangka

Akhmad mengatakan, pihaknya juga akan memberikan surat edaran kepada kepala desa, terutama yang berlokasi di dekat tol.

"Kami akan berikan imbauan melalui surat edaran tertulis agar warga tidak melakukan pembakaran lahan jerami atau sejenisnya, terutama yang dekat jalan tol," ujarnya.

Ia berharap, masyarakat bisa mengikuti imbauan tersebut, mengingat asap tebal akibat pembakaran lahan bisa mengganggu jarak pandang pengguna jalan tol sehingga berakibat fatal.

"Dengan kejadian kemarin, kecelakaan beruntun itu, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa yang dilakukan, membakar jerami di dekat tol, bisa berakibat fatal dan membahayakan," ujarnya.

Baca juga: Korban Guru Agama Cabul di SMP di Gringsing Batang Capai 45 Anak. Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun

Baca juga: Minibus Tabrak Belakang Truk Trailer di KM 375 Tol Batang-Semarang, Tujuh Orang Tewas

Diberitakan sebelumnya, 13 kendaraan mengalami kecelakaan beruntung di KM 253 tol Pejagan-Pemalang di Brebes, Minggu (18/9/2022).

Akibat kecelakaan itu, seorang pengendara tewas. Sementara, 20 orang lainnya mengalami luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan ini terjadi akibat jarak pandang pengendara terganggu asap tebal pembakaran lahan di tepi jalan tol.

Saat ini, polisi masih mencari tahu penyebab kebakaran, apakah disengaja atau tidak. (*)

Baca juga: Menikmati Keindahan Pantai Teluk Penyu dengan Perahu

Baca juga: Selamat! Siswi SMAN 1 Rembang Purbalingga Raih Medali Emas Lomba Desain Grafis Poster Nasional

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Hakim Agung MA Ditangkap dalam OTT KPK

Baca juga: Baznas Banyumas Targetkan Pengumpulan Zakat Rp15 Miliar, Terbanyak dari ASN

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved