Pegawai Bapenda Semarang Hilang
Percaya Karma, Istri Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi Meminta Pembunuh Suami Menyerahkan Diri
Keluarga pegawai Bapenda Kota Semarang Iwan Budi, meminta para pelaku pembunuhan Iwan Budi segera menyerahkan diri.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Keluarga pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang Iwan Budi berharap, para pelaku pembunuh Iwan Budi segera menyerahkan diri.
Rencananya, jenazah Iwan akan diterima keluarga, hari ini, Rabu (21/9/2022).
Hal ini disampaikan Theresia Onee Anggarawati, istri Iwan Budi, saat tabur bunga di lokasi penemuan Iwan Budi di lahan kosong di Marina, Selasa (20/9/2022).
Baca juga: Pegawai Bapenda Iwan Budi Hilang saat Berangkat Kerja, Pemkot Semarang Upayakan Pemberian Anumerta
Baca juga: Sebelum Hilang, Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi Terekam CCTV di Kawasan Marina. Bertemu Siapa?
Onee berterima kasih kepada Polrestabes Semarang dan Kodim 0733 Semarang yang membantu menangani kasus tersebut.
Onee menilai, progres penanganannya sangat baik.
"Saya berterima kasih kepada Kapolrestabes, Dandim, yang telah baik dan berempati kepada kami. Saya yakin, mereka tidak tidur untuk mengungkap kasus ini," tutur dia, Selasa.
Ia berharap, pelaku, baik itu eksekutor maupun pendana dan otak pembunuhan, dapat segera menyerahkan diri.
Dia mengingatkan bahwa akan ada balasan setimpal untuk para pelaku pembunuh Iwan Budi.
"Saya yakin hukum alam dan hukum karma, ada. Kalian punya keturunan. Kalian menangis jika mengalami seperti saya," ujarnya.
Sementara, terkait penyerahan jenazah Iwan Budi, Onee mengatakan, akan dilakukan Rabu pagi.
Baca juga: Kebiasaan Bagi Nasi Bungkus di Jalanan Semarang Bakal Hilang, Pemberi Bisa Didenda Rp1 Juta
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Tol Semarang-Solo Km 425 Dituntut Hukuman Seumur Hidup
Dimungkinkan pula diserahkan hasil tes DNA yang memastikan kerangka yang ditemukan di lahan kosong di Marina adalah Iwan Budi.
"Untuk organ tubuh jenazah yang belum lengkap dan belum ketemu, ya sudahlah. Organ lain biar menyatu dengan tanah," tutur dia.
Menurut Onee, rencananya, setelah diterima dari polisi, jenazah akan disemayamkan di rumah duka Santa Elizabeth.
Jenazah akan dimakamkan di Salaman Mulyo Pamularsih pada Kamis (22/3/2022).
"Untuk jamnya, menyusul. Karena kami akan mengadakan misa terlebih dulu," ujarnya.