Berita Banyumas

Bocah 8 Tahun di Banyumas Jadi Korban Pencabulan Penjual Cilung, Berawal saat Main Petak Umpet

Bocah 8 tahun di Banyumas diduga menjadi korban percabulan penjual cilung.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/POLRESTA BANYUMAS
YAT (kemeja abu-abu), warga Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, diperiksa petugas Unit PPA Satreskrim Polresta Banyumas, karena diduga mencabuli bocah 8 tahun, Kamis (1/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bocah 8 tahun di Banyumas diduga menjadi korban percabulan penjual cilung.

Terkait masalah ini, petugas Unit PPA Satreskrim Polresta Banyumas telah mengamankan YAT (54), pedagang cilung asal Kecamatan Wangon.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi Siswanto mengatakan, percabulan tersebut terjadi pada awal Agustus 2022.

Sebelum kejadian, menurut Agus, korban membeli cilung di warung milik pelaku.

Kemudian, korban dan teman-temannya bermain petak umpet di depan rumah pelaku.

Baca juga: Guru Ngaji Cabul Banjarnegara Bekerja di Ponpes, Nafsu Lihat Remaja Ganteng Berkulit Putih

Baca juga: Korban Guru Agama Cabul di SMP Gringsing Batang Bertambah, Ada 13 Anak yang Sudah Melapor ke Polisi

Saat itu, pelaku yang melihat korban bersembunyi, mendekati dan kemudian menggendong korban.

Pelaku membawanya ke belakang pintu sambil berkata 'ngeneh umpetan nang mburi pintu bae' (sini sembunyi dibelakang pintu saja).

Pada saat pelaku menggendong korban, korban memberontak. Akan tetapi, pelaku tetap menggendongnya dan memegang kencang korban.

"Pada saat di belakang pintu, pelaku kembali memeluk korban dari belakang."

"Korban sempat memberontak akan tetapi tersangka memeluknya dengan kencang dan kemudian memasukan tangan kanan ke dalam celana korban," ujar Agus, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Harga BBM Bersubsidi Tak Naik, Antrean Kendaraan di SPBU Candimas Purwokerto Banyumas Masih Panjang

Baca juga: Tiga Siswa MI Maarif 2 Karangklesem Banyumas Mengeluh Mual, Diduga Keracunan Jajanan Sirup Spray

Setelah beberapa saat, pelaku melepaskan pelukan dan berkata supaya jangan mengadu ke ibunya.

Akan tetapi, korban hanya diam dan kemudian lari dari rumah pelaku.

Perbuatan pelaku terungkap setelah korban berani mengadu pada orangtua.

Agus mengatakan, saat ini, pelaku diamankan di Mapolresta Banyumas.

"Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 82 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya, 5 sampai 15 tahun penjara," ujar Agus. (*)

Baca juga: Viral Seorang Guru di Karanganyar Bersihkan Kutu di Rambut Siswanya, Bikin Merinding!

Baca juga: Oknum Guru PNS di Kota Pekalongan Tertangkap Basah Timbun Solar, Beli di SPBU Pakai Mobil Pikap

Baca juga: Hi, Ada Belatung di Makanan Pembeli Seafood di Pekan Raya Batang 2022. Polisi Minta Korban Melapor

Baca juga: Rangkaian HUT RI 2022 di Purbalingga Rampung, Ditutup Acara Haul Panglima Jenderal Soedirman

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved