Berita Pekalongan

Oknum Guru PNS di Kota Pekalongan Tertangkap Basah Timbun Solar, Beli di SPBU Pakai Mobil Pikap

Seorang oknum guru PNS di Kota Pekalongan, tertangkap basah menimbun BBM bersubsidi jenis solar.

ISTIMEWA
Kolase foto barang bukti kasus penimbunan BBM bersubsidi jenis solar yang diamankan dari seorang oknum guru PNS di Kota Pekalongan, Rabu (31/8/2022) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Seorang oknum guru PNS di Kota Pekalongan, tertangkap basah menimbun BBM bersubsidi jenis solar.

Pelaku berinisial M, berusia 53 tahun.

Pelaku diamankan Satreskrim Polres Pekalongan Kota pada Rabu (31/8/2022) malam.

Saat pengamanan, polisi mendapat 150 liter solar bersubsidi.

Penimbunan solar bersubsidi ini diduga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan usaha penyewaan sound system milik pelaku.

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Ahmad Masdar Tohari mengatakan, pelaku tertangkap basah menimbun solar setelah tiga kali melakukan pengisian BBM di SPBU yang sama.

Baca juga: Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Merdeka Pekalongan, Warga Berharap Harga BBM Bersubsidi Tak Naik

Baca juga: Mengaku Guru Spiritual, Penjual Ikan di Pekalongan Minta Korban Sayat dan Videoakan Area Intim

Lokasi pengisian berada di SPBU Kuripan, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan.

"Informasi awal dari masyarakat yang curiga adanya seseorang yang menimbun BBM. Kemudian, kami pantau di SPBU Kuripan," kata AKP Ahmad, Kamis (1/9/2022).

Ahmad menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku adalah mengisi BBM solar ke kendaraan pikap Mitsubishi Colt L300.

Setelah itu, solar yang diisi dipindahkan ke jeriken.

Lalu, pelaku mengisi kembali solar hingga tiga kali.

"Setelah pelaku mengisi BBM, kami mengikuti kendaraan tersebut yang berhenti di gudang di Kelurahan Kuripankidul. Dicek dan ditemukanlan jeriken-jeriken ukuran 30 liter berisi solar," jelasnya.

Baca juga: Viral! Seorang Pria Diduga Polisi Aniaya Anak Muda di Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolres

Baca juga: Cara Daftar Pelatihan Kerja di BLK Kota Pekalongan, Gratis!

Ahmad mengatakan, pelaku kini telah diamankan di Mapolres Pekalongan Kota.

Dia dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang diubah dalam Pasal 40 angka 9 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Ancaman hukumannya enam tahun penjara.

"Petugas sudah mengamankan pelaku dan barang bukti untuk dilakukan proses lebih lanjut," ujarnya. (*)

Baca juga: Hi, Ada Belatung di Makanan Pembeli Seafood di Pekan Raya Batang 2022. Polisi Minta Korban Melapor

Baca juga: Rangkaian HUT RI 2022 di Purbalingga Rampung, Ditutup Acara Haul Panglima Jenderal Soedirman

Baca juga: Pantai Indah Widarapayung Cilacap Tetap Buka di Tengah Ancaman Gelombang Tinggi

Baca juga: Terungkap Pelaku Penembakan Warga Adiwerna Tegal, Adalah Adik dan Ayah Kandung Korban, Ini Motifnya!

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved