Penembakan Brigadir J

Kuatkan Skenario Bharada E Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Hubungi Kompolnas hingga Anggota DPR RI

Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo menghubungi sejumlah pihak untuk menutupi kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Penulis: rika irawati | Editor: rika irawati
Tribunnews.com/Gita Irawan
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD ketika menyampaikan konferensi pers secara virtual, Kamis (1/10/2020). Mahfud MD dipanggil Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI untuk mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut ada anggota DPR yang dihubungi Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo menghubungi sejumlah pihak untuk menutupi kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Beberapa pihak yang dihubungi tersebut di antaranya Kompolnas, Komnasham, pemimpin redaksi (pimpred) televisi, juga anggota DPR.

Hal ini dibenarkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD saat memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI di gedung parlemen, Kamis (25/8/2022).

"MKD melakukan klarifikasi, minta info dari saya karena saya mengatakan Pak Sambo melakukan prakondisi agar orang percaya bahwa di situ terjadi tembak menembak dan yang membunuh (Brigadir J) adalah Bharada E."

"Siapa yang dihubungi? Ada Kompolnas, pimred TV besar, Komnasham, dan anggota DPR. Itu saya katakan di media," kata Mahfud usai sidang MKD, dikutip dari Breaking News Kompas TV, Kamis.

Baca juga: Ferdy Sambo Jalani Sidang Komisi Kode Etik Polri, Lima Orang Dihadirkan sebagai Saksi

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo ternyata Telah Mundur sebagai Anggota Polri

Mahfud pun telah mengklarifikasi tiga di antara empat pihak yang disebut dihubungi Ferdy Sambo.

"Yang tiga, Kompolnas, Komnasham, pimpinan redaksi TV, sudah saya klarifikasi, dan benar, (mereka) dihubungi, diundang, ditelepon Sambo."

"Tapi, anggota DPR tidak saya hubungi. Karena saat saya telepon tidak diangkat," imbuh Mahfud.

Karenanya, Mahfud pun enggan mengungkap identitas anggota DPR yang dihubungi Ferdy Sambo itu.

Selain belum mendapat klarifikasi, Mahfud mengatakan, anggota DPR RI tersebut tidak melakukan tindak pidana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved