Penembakan Brigadir J
Ferdy Sambo Tulis Surat Permintaan Maaf Kepada Senior dan Rekan di Polri, Siap Bertanggung Jawab
Surat diduga ditulis mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, viral di media sosial.
Semoga kiranya rasa penyesalan dan permohonan maaf ini dapat diterima dengan terbuka dan saya siap-siap menjalani proses hukum ini dengan baik sehingga segera mendapatkan keputusan yang membawa rasa keadilan bagi semua pihak
Terima kasih semoga tuhan senantiasa melindungi kita semua
Hormat saya
Ferdy Sambo SH,MH
Inspektur Jenderal Polisi
Diberitakan sebelumnya, Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Baca juga: Kuatkan Skenario Bharada E Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Hubungi Kompolnas hingga Anggota DPR RI
Baca juga: Irjen Ferdy Sambo ternyata Telah Mundur sebagai Anggota Polri
Sambo diduga menjadi dalang dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Namun, sebelum skenario pembunuhan ini terungkap, Sambo membuat alibi yang menyatakan seolah-olah Brigadir J tewas karena insiden tembak menembak dengan Bharada E yang juga tersangka dalam kasus itu.
Bahkan, untuk memuluskan alibi ini, Sambo melakukan sejumlah upaya dan rekayasa yang melibatkan seinor dan juniornya.
Tercatat, ada lebih dari 90 anggota polisi yang diperiksa dalam ksus tersebut. Lima di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan menghalang-halangi penyelidikan dan ungkap kasus pembunuhan Brigadir J itu. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beredar Surat Tulis Tangan Ferdy Sambo: Minta Maaf Hingga Janji Tanggung Jawab di Kasus Brigadir J.
Baca juga: 4 Pemain PSIS Semarang Dipinjamkan ke Persipa Pati, 1 Pemain Ditolak Tidak Memenuhi Ekspektasi
Baca juga: Pedagang Bolu Kukus di Kranji Banyumas Sambat, Harga Telur dan Terigu Naik Terus
Baca juga: Selamat! Presiden Jokowi Dikaruniai Cucu Kelima dari Pasangan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution
Baca juga: Penghuni Tengah Tertidur Lelap saat Rumahnya Terbakar di Majenang Cilacap, Bagaimana Nasibnya?