Berita Jawa Tengah

Inilah Uswatun Hasanah, Kepala Disdikbud Jateng Terpilih, Hobinya Bernyanyi dan Menulis Buku

Mantan Kepala SMA Negeri 1 Purwantoro, Kabupaten Wonogiri ini, lolos seleksi lelang terbuka pejabat tinggi di Lingkungan Pemprov Jateng.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PRIBADI USWATUN HASANAH
Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Disdikbud Jateng memiliki pejabat kepala yang baru.

Dia adalah Uswatun Hasanah.

Mantan Kepala SMA Negeri 1 Purwantoro, Kabupaten Wonogiri yang lolos seleksi lelang terbuka pejabat tinggi di Lingkungan Pemprov Jateng.

Setelah tahapan seleksi pamungkas, yakni wawacara dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, perempuan bergelar doktor ini mantap dipilih mengomandani Disdikbud Jateng.

Baca juga: Keren Nih, Tujuh Napi Lapas Semarang Dapat Penghargaan, Berkreasi Meski Ruang Gerak Terbatas

Baca juga: Harga Timpang dengan Toko Ritel, Pedagang Minyak Goreng di Pasar Peterongan Semarang Resah

Baca juga: DPRD Kota Semarang Tanggapi Kebijakan Subsidi Minyak Goreng: Terapkan Juga di Pasar Tradisional!

Baca juga: Hati-hati! Obat Kuat Mengandung Bahan Berbahaya Beredar di Pasaran. BPOM Semarang Giatkan Pembinaan

Uus, panggilan akbrabnya, memiliki segudang prestasi.

Tidak hanya akademik, tetapi juga non akademik.

Selain mahir menjadi pendidik, perempuan kelahiran Ngawi 30 Juli 1976 itu juga jago bernyanyi dan menulis buku.

"Sejak kecil saya hobi nyanyi."

"Kelas 4 SD main gitar sambil nyanyi, tetapi ternyata lebih suka nyanyinya."

"Sering ikut lomba-lomba nyanyi juga."

"Tapi sekarang tidak dikembangkan, hanya sekadar hobi," kata Uus kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (21/1/2022).

Uus merupakan pencipta Mars Adiwiyata Nasional, pengisi campursari di TVRI selama 7 tahun, serta juara vokal keroncong dan campursari tingkat provinsi.

Ia menuturkan, ada darah seni dari  keluarga.

Sehingga saudaranya semua jago nyanyi.

Namun bakatnya tidak dikembangkan, sehingga saat ini bernyanyi hanya sekadar hobi.

Saat ini, kata dia, suara merdunya lebih banyak melantunkan salawat, qiroah, dan kasidah.

Setelah berhenti tidak mengikuti lomba nyanyi, dirinya mulai berkonsentrasi pada bidangnya, yakni menulis buku.

Sebagai guru bahasa Indonesia, dia berpikir harus membuat karya yang bermanfaat bagi peserta didik.

"Setelah gantung mik tidak di dunia vokal, saya mencoba mendalami dunia akademis dengan menulis buku."

"Ternyata saya terjebak di jalan yang benar," ucap lulusan Doktoral Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini.

Sudah ada sekira 13 buku yang dia buat.

Karena dia merupakan guru bahasa Indonesia, ia menulis buku terkait puisi, drama.

Serta buku lain yang mendukung proses pembelajaran bahasa Indonesia.

Judul buku yang berhasil ditulis dan dipublikasikan mantan Kepala SMA Negeri Sidoharjo Wonogiri ini seperti Balada Hidup si Burung Pipit, Reyog Ponorogo.

Elegi Pandemi, Antologi Cerpen Gangsing Kemelaratan, Media Pelestarian Seni dan Budaya Indonesia, Rumah Cahaya, maupun kumpulan cerpen.

Tidak sekali ini saja Kepala Disdikbud Jateng merupakan mantan kepala sekolah.

Kepala sebelumnya, Jumeri juga merupakan Kepala SMK Negeri 1 Bawen, Kabupaten Semarang.

Dia merupakan produk dari lelang jabatan terbuka.

Bahkan, saat ini, Jumeri berada di jabatan level lebih tinggi pada Eselon 1 Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Yakni sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen).

Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah.
Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah. (DOKUMENTASI PRIBADI USWATUN HASANAH)

Baca juga: Vaksinasi Booster Sudah Dimulai di Karanganyar, Tahap Awal Tersedia 18.676 Dosis

Baca juga: Pedagang Minyak Goreng di Pasar Jungke Karanganyar Sambat: Pembeli Pilih Belanja di Minimarket Ritel

Blended Learning Sami Satu

Tak hanya urusan olah vokal dan menulis tinta di buku, Uus juga telah menyabet sejumlah penghargaan di bidang akademik terutama sebagai pendidik.

Dia juga merupakan penggerak literasi Nyalanesia.

Dia pernah meraih Juara 1 Lomba Penulisan Artikel Kepustakaan Tingkat Jateng pada 2012, Juara 1 Guru Berprestasi SMA Kabupaten Wonogiri (2015).

Guru berprestasi tingkat provinsi Jateng (2015), guru teladan tingkat provinsi (2021), dan masih banyak prestasi lain.

Khusus penghargaan terakhir, dia mendapatkannya karena menciptakan metode pembelajaran kreatif dan inovatif pada masa pandemi.

Metode pembelajaran yang diciptakan ditulis dalam buku yang berjudul Blended Learning Sami Satu.

Sami satu memiliki makna dari satu minggu satu kegiatan.

"Selama pembelajaran di masa pandemi, semua takut bakal terjadi learning loss."

"Lalu saya memberikan satu ide dan menang di tingkat provinsi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (21/1/2022).

Ia menjelaskan, Blended Learning Sami Satu ini merupakan karya kolaborasi kompetensi dasar dari 15 mata pelajaran yang diajarkan selama sepekan.

Tetapi diberikan kepada siswa hanya dalam satu pertemuan setiap pekan.

Semua guru akan menyetorkan kompetensi dasar tuntutan pembelajaran selama sepekan.

Setelah itu, akan di-blended (campur) menjadi satu tema.

Nantinya ada satu tema yang harus diajarkan kepada murid.

Konsepnya tematik.

15 hingga 16 pelajaran bisa didadapat siswa secara smooth dan fleksibel tanpa disadari siswa.

Mata pelajaran sosial, humaniora, eksakta, dan numerik bisa diajarkan kepada siswa dalam satu tema tersebut.

"Misalnya ada tema hajatan atau mantu, di situ local wisdom dapat, sejarah juga dapat, bahasa Indonesia, bahasa Jawa juga bisa dirancang melalui tema itu," ucapnya.

Dengan metode tersebut, pertemuan tatap muka antara guru dan siswa tidak setiap hari, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Namun, dari sisi proses pembelajaran, siswa mendapatkan semua kompetensi dasar yang ada di masing-masing mata pelajaran.

Uus menempuh pendidikan dari S1 hingga S3 dengan mengambil Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia di UNS Surakarta.

Berikut ini profilnya singkat Uswatun Hasanah

Pendidikan

- SD Negeri 5 Gondang, Kabupaten Sragen

- MTs Negeri Gondang, Kabupaten Sragen

- SMA Negeri 1 Widodaren, Kabupaten Ngawi

- Sarjana Pendidikan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP UNS Surakarta pada 1998.

- Pendidikan S2 Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana UNS Surakarta pada 2010.

- Pendidikan S3 Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana UNS Surakarta pada 2015.

Karier

- Guru SMA Negeri 1 Purwantoro, Kabupaten Wonogiri (Desember 2001-Desember 2016).

- Kepala SMA Negeri 1 Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri (1 Januari 2017- 01 September 2019).

- Kepala SMA Negeri 1 Purwantoro, Kabupaten Wonogiri (2 September 2019-awal 2022).

Aktivitas Lain

- Ketua IV DPP Hipper Indonesia

- Ketua PGRI Cabang Purwantoro, Kabupaten Wonogiri

- Instruktur Nasional K13 Tahun 2016 Direktorat Psma

- Fasilitator Nasional K13 Tahun 2017 Direktorat Psma

- Reviewer K13 SMA Tahun 2018 Direktorat Psma

- Tim Pengembang Kurikulum Implementasi K13 Bagi Kepala Sekolah, Direktorat Tenaga Kependidikan Jakarta, Tahun 2018.

- Dewan Penasihat Lingkar Pena Kabupaten Wonogiri

- Sosialisator Program Literasi Nasional Tahun 2021

- Dewan Penasihat Literasi Guru Kabupaten Wonogiri

- Fasilitator Literasi Nasional

(*)

Baca juga: Kebumen International Expo Siap Digelar Juni, Bupati Minta UMKM Lokal Mulai Mempersiapkan Diri

Baca juga: Ada Pungli di Pasar Tumenggungan Kebumen, Sudahkah Didengar Bupati Arif Sugiyanto?

Baca juga: Cegah Abrasi, Pertamina Kilang Cilacap Tanam 3000 Pohon Cemara Laut di Pantai Tegalkamulyan

Baca juga: Apes! Pencuri 4 Tabung Elpiji di Cilacap Dibekuk Warga, Ditangkap saat Kembali ke Lokasi Ambil Motor

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved