Breaking News:

Berita Semarang

Ganggu Saluran Air, 38 Lapak PKL di Eks Terminal Terboyo Kota Semarang Dibongkar Paksa

Sebanyak 38 lapak pedagang liar di kawasan eks Terminal Terboyo, Kota Semarang, dibongkar petugas Satpol PP Kota Semarang, Kamis (13/1/2022).

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Satpol PP Kota Semarang
Petugas Satpol PP Kota Semarang membongkar lapak PKL di atas saluran air di kawasan eks Terminal Terboyo, Kamis (12/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 38 lapak pedagang liar di kawasan eks Terminal Terboyo, Kota Semarang, dibongkar petugas Satpol PP Kota Semarang, Kamis (13/1/2022).

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, penertiban ini mengacu pada Perda Kota Semarang Nomor 3 Tahum 2018.

Dalam aturan tersebut disebutkan, saluran air tidak diperbolehkan untuk berdagang maupun sebagai tempat tinggal.

Maka dari itu, pihaknya merobohkan 28 bangunan liar yang berdiri di atas saluran.

"Bangunan di sini menyebabkan banjir di jalan raya depan (Jalan Kaligawe-red). Kemarin, DPU sudah komunikasi dengan kami untuk pembongkaran bangunan," papar Fajar.

Baca juga: Dikembangkan Jadi Wisata Paralayang, Jalan Menuju Bukit Piramida Rowosari Semarang Dicor Beton

Baca juga: Semarang Segera Miliki Taman Parkour Berstandar Internasional, Dibangun di Lamper Tengah

Baca juga: Misteri Meninggalnya Bang Titil di Warung Togel Semarang, Saksi: Dia Sempat Unggah Status WhatsApp

Baca juga: 10 Pasien Covid di Rumdin Wali Kota Semarang Sembuh, 8 Pasien Masih Positif

Dia mengingatkan pedagang maupun warga agar tidak kembali mendirikan bangunan di tempat tersebut.

Pihaknya akan bertindak tegas apabila kembali ada bangunan liar. Pasalnya, itu mengganggu ketertiban umum.

Setiap musim penghujan, Jalan Kaligawe selalu banjir.

Apalagi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi telah mengucurkan dana untuk pembangunan infrastruktur.

Fajar berharap, ada kesadaran masyarakat untuk saling menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

"Tapi kok malah pedagang membangun lapak seenaknya. Makanya, kami bongkar. Lurah daerah sini sudah berulang kali memberitahu," ujarnya. (*)

Baca juga: Pemprov Jateng Pastikan Tol Yogya-Bawen Tak Matikan Sektor Pertanian, Begini Penjelasannya

Baca juga: Kantor BRI di Lantai 2 Pasar Kliwon Kudus Terbakar, 5 Unit Pemadam Dikerahkan

Baca juga: Geger! 2,5 Bulan Jenazah Gadis 14 Tahun di Pemalang Disimpan di Rumah, Keluarga Percaya Masih Hidup

Baca juga: Geram Lihat Remaja Tawuran, Warga Muarareja Tegal Ramai-ramai Bubarkan. Bawa Bambu dan Kayu

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved