Minggu, 10 Mei 2026

Penanganan Corona

Semarang Masih Kebobolan, Hendi: Bulan Ini Kasus Cenderung Naik, Muncul Klaster Perkantoran

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, ditemukannya kembali kasus Covid-19 di Kota Lunpia bermula dari sebuah perkantoran.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kasus Covid-19 di Kota Semarang selama Januari 2022 ini mengalami angka yang fluktuatif dengan kecenderungan naik. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, ditemukannya kembali kasus Covid-19 di Kota Lunpia bermula dari sebuah perkantoran.

Ada lima orang yang terpapar Covid-19 di perkantoran daerah pelabuhan.

Kemudian, kontak erat keluarga dilakukan tracing atau penelusuran. 

Baca juga: Pegawai BPR Warga Tembalang Semarang Ini Nyambi Jualan Riklona, Alasan Cari Tambahan Uang

Baca juga: Ruas Baru Jalan Sriwijaya Semarang Masih Terkendala, Hendi: Kami Cari Solusi Depan TMP Giri Tunggal

Baca juga: Mulai Senin, PTM di Kota Semarang Full Day. Kapasitas Kelas SMP Boleh 100 Persen, SD Masih 50 Persen

Baca juga: 11 Pasien Covid Diduga Varian Omicron Dirawat di Rumdin Wali Kota Semarang, Ini Penjelasan Dinkes

"Muncullah angka yang cukup tinggi yakni 18 kasus."

"Sebanyak 7 luar kota, 11 warga Semarang."

"Ini merupakan bagian terakhir dari satu klaster yang ada di perkantoran daerah pelabuhan," bebernya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/1/2022). 

Terkait jenis virus tersebut Omicron atau lainnya, Hendi mengatakan, Dinkes Kota Semarang telah mengirimkan sampel ke beberapa laboratorium, namun belum ada hasil yang pasti. 

Adanya kembali temuan kasus di Semarang, dia mengingatkan kepada seluruh warga bahwa pandemi Covid-19 belum selesai.

Upaya-upaya yang telah dilakukan seperti percepatan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan, terkadang masih menimbulkan kasus baru. 

"Apapun itu yang sudah kami lakukan menjaga prokes sedemikian rupa."

"Percepatan vaksin itu ternyata masih jebol karena kadang-kadang abai dengan prokes."

"Maka, ke depan jangan sampai abai terhadap protokol kesehatan."

"Tetaplah disiplin karena Covid-19 belum selesai," paparnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Pemuda Warga Dusun Tempel Kendal Ini Dibekuk Polisi, Terbukti Jual Ratusan Pil Koplo

Baca juga: Ada Warga Kendal Kesulitan Cari Pekerjaan? Pemerintah Bakal Bantu, Silakan Hubungi Camat Setempat

Baca juga: Tahun Ini Bakal Tambah 60 Tapping Box, BPPKAD Kudus: Tingkatkan Realisasi Pendapatan Pajak Daerah

Baca juga: Buru Pembegal yang Sebabkan Tangan Korban Putus, Polres Kudus Periksa CCTV dan 3 Saksi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved