Breaking News:

Berita Narkoba

Pemuda Warga Dusun Tempel Kendal Ini Dibekuk Polisi, Terbukti Jual Ratusan Pil Koplo

Tersangka ditangkap ketika mengambil paket obat terlarang di sebuah jasa pengiriman barang di Kota Kendal beberapa waktu lalu.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
POLRES KENDAL
Jajaran Satres Narkoba Polres Kendal sedang menggeledah barang bukti dan menangkap seorang pemuda yang diduga sebagai pengedar pil koplo, beberapa waktu lalu di wilayah Kabupaten Kendal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Satres Narkoba Polres Kendal membekuk seorang remaja AEP (29), warga Dusun Tempel, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, karena kedapatan mengedarkan obat-obat terlarang jenis pil koplo.

Tersangka ditangkap ketika mengambil paket obat terlarang di sebuah jasa pengiriman barang di Kota Kendal beberapa waktu lalu.

Itu setelah mendapatkan laporan dari masyarakat tentang maraknya peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kecamatan Patebon.

Baca juga: Suka Tantangan saat Gowes? Coba Saja Trek Kenjuran-Kaliwayang Kendal, Ada Camping Ground Juga

Baca juga: Ada Warga Kendal Kesulitan Cari Pekerjaan? Pemerintah Bakal Bantu, Silakan Hubungi Camat Setempat

Baca juga: DLH Kendal Kelimpungan, Produksi Sampah Warga Capai 100 Ton Per Hari

Baca juga: Saya Tarik Badan Ibu Saat Berada di Dapur - Cerita Korban Longsor di Perum Villa Siberi Boja Kendal

Kasat Narkoba Polres Kendal, AKP Agus Riyanto mengungkapkan, saat penangkapan, polisi menemukan paketan berisi psikotropika jenis Alprazolam sebanyak 21 butir dan 20 butir Clonazepam.

Kedua jenis obat tersebut disimpan di dalam tas slempang tersangka.

Selain itu juga ditemukan 12 paket obat terlarang, berisi 10 butir per paket siap edar. 

Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, ditemukan 425 butir pil warna putih berlogo Y dan 4 paket siap edar dalam sebuah kaleng bekas. 

Ditemukan pula puluhan pil warna kuning yang disimpan di dalam lemari.

"Pil ini selain dikonsumsi sendiri, juga dijual," tegasnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/1/2022).

Lebih lanjut, tersangka menjual pil koplo dengan harga beraneka ragam.

Mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per butir.

Setiap pembelian, tersangka mendapatkan upah hingga Rp 10.000 per paket dengan bonus sebutir pil.

"Tersangka dijerat Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika."

"Ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman 10 tahun penjara," tegasnya. (*)

Baca juga: Aksi Dua Pencuri Gasak Motor NMAX di Margadana Kota Tegal Terekam CCTV, Mudah Bobol Gembok Pagar

Baca juga: Dilema Pedagang Gorengan di Kota Tegal, Kurangi Bahan Baku Karena Tingginya Harga Minyak Goreng

Baca juga: Petani Durian di Doro Pekalongan Panen Raya: Daging Buah Tebal dan Manis, Harga Mulai Rp 15 Ribu

Baca juga: Pemkab Pekalongan Gelar Operasi Minyak Goreng: Dijual Rp 14 Ribu Per Liter, Ludes dalam 1 Jam

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved