Berita Tegal Hari Ini
Yuks Intip Cara Kerja Mesin Predator Sampah di Tegal, Produksi Briket Pengganti Batu Bara
Koordinator pengolahan sampah di TPS 3R Mintaragen, Suparyo mengatakan, mesin predator sampah sudah beroperasi sejak awal tahun, pada Januari 2021.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
"Yang jelas di Mintaragen itu sekira 2 ton sampah per hari sudah bisa terkurangi."
"Jadi di situ sudah tidak ada armada truk yang mengirim sampah ke TPA," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (27/11/2021).
Resti menjelaskan, briket tersebut kemudian dikirim ke satu industri di Semarang.
Ada 1,5 ton briket yang dikirim lima hari sekali.
Pengiriman tersebut sudah berlangsung sejak Januari 2021.
Sementara total hingga November 2021, sekira 100 ton briket sudah didistribusikan.
"Baru ada satu pabrik yang mau."
"Tapi kami tawarkan juga siapa yang mau."
"Silakan yang mau coba memakai, bisa ambil," ungkapnya.
Resti mengatakan, keberadaan mesin predator sampah tersebut telah berhasil mengurangi sampah di Kelurahan Mintaragen.
Jadi tidak ada sampah yang dilarikan ke TPA.
Ia menilai, jika ingin efektif semestinya di tiap kelurahan memang ada mesin predator sampah.
Menurutnya, hal itulah yang saat ini menjadi PR untuk DLH Kota Tegal.
"Ini menjadi upaya kita agar sampah ini tidak lagi ke TPA semua."
"Karena setelah ada mesin, sampah langsung diolah," ungkapnya. (*)
Baca juga: Bupati Kudus: Kami Siap Jika Harus Kucurkan BLT Buruh Rokok Rp 45,1 Miliar
Baca juga: Bupati Kudus Sarankan Buruh Tempuh Penyelesaian Bipartit Jika Tak Puas dengan Nominal Kenaikan UMK
Baca juga: Seribuan Warga Ikuti Vaksinasi Merdeka di Mapolres Pati, Ini Kata Kapolres AKBP Christian Tobing
Baca juga: Sang Kapten Sumbang Hattrick Buat Persipa Pati, Tri Handoko: Agak Tegang Tadi Lawan Persibat Batang