Berita Tegal Hari Ini
Yuks Intip Cara Kerja Mesin Predator Sampah di Tegal, Produksi Briket Pengganti Batu Bara
Koordinator pengolahan sampah di TPS 3R Mintaragen, Suparyo mengatakan, mesin predator sampah sudah beroperasi sejak awal tahun, pada Januari 2021.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
Setelah itu sampah diteruskan masuk ke mesin rotari untuk proses pengeringan sampah.
Kemudian tahap terakhir, sampah yang sudah kering memasuki mesin keempat, yaitu proses pencetakan.
"Setelah melalui empat proses itu, sampah sudah menjadi briket."
"Dan sudah bisa digunakan untuk bahan bakar," ungkapnya.
Paryo yang juga Ketua RW 08 Kelurahan Mintaragen, mengatakan, manfaat dari keberadaan mesin predator sampah tersebut sangat terlihat.
Karena sampah yang dihasilkan setiap harinya sekelurahan bisa terolah.
Tidak ada lagi sampah dari TPS 3R Mintaragen yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sementara untuk total petugas sendiri berjumlah 12 orang.
"Yang jelas mengurangi sampah di lingkungan."
"Sehingga tingkat kekumuhan di lingkungan terkurangi," ujarnya.

Olah 2 Ton Per Hari
Kepala DLH Kota Tegal, Resti Drijo Prihanto mengatakan, produk yang dihasilkan dari mesin predator sampah adalah briket.
Briket tersebut digunakan untuk pengganti batu bara.
Ia mengatakan, setiap hari tercatat sekira 2 ton sampah terolah menjadi briket.
Jumlah tersebut total seluruh sampah yang dihasilkan oleh warga di Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal.