Breaking News:

Berita Jateng

Memasuki Musim Penghujan, Dinkes Jateng Minta Warga Mewaspadai DBD dan Leptospirosis

Dinkes Jawa Tengah meminta masyarakat mewaspadai penyakit yang muncul saat musim penghujan, di antaranya demam berdarah dengue.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
ILUSTRASI. Petugas melakukan fogging di beberapa titik rawan yang ada di Kecamatan Kendal Kota, Kabupaten Kendal, Kamis (23/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Memasuki musim penghujan ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah meminta masyarakat mewaspadai penyakit yang muncul saat musim penghujan, di antaranya demam berdarah dengue (DBD).

Dari data Dinkes Jateng periode Januari-September 2021, terdapat 2.170 kasus DBD di 35 kabupaten/kota.

Dari jumlah tersebut, 56 penderita meninggal dunia.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Jateng, Irma Makiah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinkes di 35 kabupaten/kota.

Koordinasi itu untuk memantapkan strategi pengendalian penyakit, utamanya penyakit tular vektor dan zoonosis atau penyakit yang dibawa oleh hewan.

Penyakit ini termasuk yang rentan terjadi saat pancaroba.

"Pergantian musim ini memang harus diwaspadai, utamanya demam berdarah. Karena itu, masyarakat diimbau mengantisipasi," kata Irma dalam keterangannya, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Ada Ikan Hias di Bak Penampungan Air Rumah Warga Bawang Banjarnegara, Pemberian RSI untuk Cegah DBD

Baca juga: Musim Penghujan Datang, Dinkes Batang Minta Warga Mewaspadai DBD

Baca juga: Hasil Tes Genome Sequencing Sudah Keluar, Dinkes Jateng: Varian Delta Baru Ditemukan di Kudus

Baca juga: Sudah Diputuskan Gubernur Ganjar, Upah Minimun Jateng Tahun 2022 Naik 0,78 Persen

Menurutnya, diperlukan kesiapsiagaan logistik, baik dari provinsi maupun dari kabupaten atau kota.

Selain itu, katanya, juga diperlukan pemberdayaan masyarakat untuk ikut menanggulangi vektor nyamuk atau tikus.

"Lalu, untuk kader juru pemantau jentik (Jumantik), termasuk di tingkat sekolah, karena PTM sudah mulai berjalan. Itu perlu koordinasi lintas sektor," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved