Breaking News:

Berita Banjarnegara

Ada Ikan Hias di Bak Penampungan Air Rumah Warga Bawang Banjarnegara, Pemberian RSI untuk Cegah DBD

Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara mencatat kenaikan pasien demam berdarah dengue (DBD).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara mencatat kenaikan pasien demam berdarah dengue (DBD).

Untuk mencegah lonjakan kasus DBD saat musim penghujan, RSI Banjarnegara membagikan ikan cupang kepada keluarga pasien dan warga guna memberantas jentik nyamuk Aedes aegypti.

Direktur RSI Banjarnegara dr Agus Ujianto SpB mengungkapkan, pencegahan lebih baik daripada mengobati.

Menurutnya, ikan hias yang ditempatkan di bak penampungan air di rumah warga ampuh memberantas jentik nyamuk.

"Memasuki musim penghujan ini, kita harus mewaspadai serangan nyamuk Aedes Aegypti. Mencegahnya adalah dengan cara nonkimia atau alamiah," kata Agus yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Digital Terintegrasi Indonesia (Perdigti), Jumat (12/11/2021).

Baca juga: 321 PNS di Pemkab Banjarnegara Terima SK Kenaikan Pangkat, Plh Bupati: Semoga Integritas Meningkat

Baca juga: Ahli Geologi UPN Yogyakarta Ingatkan Potensi Longsor Banjarnegara dan Purbalingga, Ini Saran Mereka

Baca juga: Unik! Politeknik Banjarnegara Namai Blok Kebun Sayur dengan Pahlawan dan Tokoh RI, Ini Maksudnya

Baca juga: Camat Punggelan Minta BPBD Suplai Air Bersih bagi Warga Kandri Banjarnegara Terdampak Longsor

Dijelaskannya, nyamuk Aedes aegypti bisa berkembang biak sangat cepat dengan bertelur tiap tiga hari sekali. Sekali bertelur, setiap nyamuk menghasilkan hingga 400 jentik atau larva.

Selain membagikan ikan hias, petugas yang datang ke rumah warga juga mengecek bak penampungan air bersih mereka.

Sebab, nyamuk ini senang berkembang biak di air bersih.

Data dari RSI Banjarnegara, pasien DBD meningkat jumlahnya sejak pertengahan tahun.

Bulan Juli, ada 8 kasus DBD yang ditangani rumah sakit tersebut. Kemudian, bulan Agustus, 9 kasus.

Sementara, pada bulan September 17 kasus dan Oktober naik menjadi 15 kasus.

Hamdiyah (48), warga Desa Bawang, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, mengaku kaget saat menerima bantuan ikan cupang dari petugas RSI Banjarnegara.

Baca juga: Waspadai La Nina, BPBD Jateng Ingatkan 12 Kabupaten/Kota yang Masuk Risiko Tinggi Bencan

Baca juga: Motor Tabrak bagian Belakang Truk Boks di Jalan Pantura Kendal, 1 Orang Tewas dan 1 Terluka

Baca juga: Terciduk Polresta Banyumas, Niat 3 Pemuda asal Bandung Mencuri di Kos Dekat Unsoed Purwokerto Gagal

Baca juga: KABAR DUKA, Komedian Rony Dozer Meninggal Dunia. Sahabat: Pagi Masih Telepon, Sudah Ngos-ngosan

Menurutnya, baru kali ini, ada sosialisasi dengan cara seperti itu.

Ia kemudian memelihara ikan hias pemberian petugas di tempat penampungan air dan bak mandi untuk mencegah timbulnya jentik nyamuk.

"Akhir-akhir ini, nyamuk banyak sekali. Alhamdulillah, dapat sosialisasi kesehatan dan bantuan ikan sebagai predator alami ini," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved