Breaking News:

Berita Jateng

Waspadai La Nina, BPBD Jateng Ingatkan 12 Kabupaten/Kota yang Masuk Risiko Tinggi Bencan

BPBD Jateng mengantisipasi terjadinya kerusakan dan korban jiwa akibat La Nina yang diperkirakan melanda Jateng.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jateng Ginaryo, saat menghadiri apel gelar pasukan kesiapsiagaan bencana di lapangan depan Pemkab Tegal, Kamis (11/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) mengantisipasi terjadinya kerusakan dan korban jiwa akibat La Nina yang diperkirakan melanda Jateng.

Ada 12 kabupaten/kota di Jateng yang masuk kategori tinggi atau rawan terjadi bencana alam akibat La Nina tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jateng Ginaryo, saat menghadiri apel gelar pasukan kesiapsiagaan di lapangan depan Pemkab Tegal, Kamis (11/11/2021).

Menurut Ginaryo, 23 kabupaten/kota lain di Jateng, masuk kategori sedang.

"Terkait ancaman bencana, kita tidak bisa menghindari, mengurangi, tapi harus bisa berdampingan. Sehingga, melalui kesiapsiagaan ini, harapannya, meskipun terjadi bencana, kita bisa meminimalkan dampak korban jiwa maupun harta benda masyarakat," ungkap Ginaryo.

Baca juga: Gubernur Ganjar Minta Semua Pihak Siaga Bencana hingga April: Semua Perlatan Harus On dan Stanby

Baca juga: Catatan BPBD Kota Tegal: 11 Kelurahan Rawan Bencana Banjir dan Rob, Berikut Data Rincinya

Baca juga: Kearifan Lokal Hadapi Bencana, Ganjar Contohkan Ilmu Titen dan Kentongan, Ini Manfaatnya

Baca juga: Harga Daging Ayam Potong di Pasar Trayeman Tegal Tembus Rp 40 Ribu/Kg, Pedagang: Pasar Makin Sepi

Ginaryo menyebut, 12 kabupaten/kota yang masuk risiko tinggi bencana alam akibat La Nina adlaah Kabupaten Tegal, Banyumas, Purworejo, Banjarnegara, Brebes, Purbalingga, Jepara, Kudus, Rembang, Pati, Cilacap, dan Kebumen.

Ginaryo pun berpesan kepada seluruh warga Jateng agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada kondisi cuaca yang tidak menentu.

"Beberapa daerah yang saya sebutkan, tentu dengan jenis ancaman bencana masing-masing, ada yang tanah longsor, banjir, angin puting beliung, dan lain-lain," ujarnya.

Sebelumnya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Dadang Darusman menjelaskan, secara geografis, Kabupaten Tegal terdiri dari dua kawasan, yaitu wilayah bawah (Pantura) dan atas (pegunungan).

Untuk wilayah Pantura, bencana alam yang mungkin terjadi di antaranya banjir dan rob.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved