Breaking News:

Berita Purbalingga

Pemkab Purbalingga Targetkan PPKM Level 1 Tercapai Akhir Tahun, Ini yang Dilakukan

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menargetkan Purbalingga turun status dari level 3 menjadi level 1 PPKM, sebelum akhir tahun.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengecek pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada lansia di Desa Cendana, Kecamatan Kutasari, Selasa (16/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menargetkan Purbalingga turun status dari level 3 menjadi level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sebelum akhir tahun 2021.

Hal itu diungkapkan saat meninjau langsung kegiatan vaksinasi di Balai Desa Cendana, Kecamatan Kutasari, Selasa (16/11/2021).

"Target dari Kabupaten Purbalingga, sebelum akhir tahun, sudah ke level-1," kata Tiwi, sapaannya, dalam rilis, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Dukung Peningkatan Produktivitas Pertanian, Bupati Purbalingga Janjikan Dana Stimulan

Baca juga: Data Kasus Covid di Purbalingga Fluktuatif, Dinkes Akui Disebabkan Tracing yang Terus Dilakukan

Baca juga: Bupati Purbalingga Serahkan 101 Alat dan Mesin Pertanian kepada 59 Kelompok Tani: Aja Ngasi Mubah

Baca juga: Rumah Warga Tumanggal Purbalingga Rusak Diterjang Longsor, Kerugian Ditaksir Rp 30 Juta

Dalam waktu dekat, Pemkab Purbalingga harus menuntaskan terlebih dahulu berbagai persyaratan untuk turun ke PPKM Level -2.

Di antaranya, mengejar vaksinasi di atas 50 persen dan mencapai target vaksinasi untuk lansia, minimal 40 persen.

Sampai hari ini, cakupan vaksinasi di Kabupaten Purbalingga sudah 53 persen.

"Tentunya, kami mengejar agar bisa turun ke level 2 ini bisa tercukupi. Untuk menjadi level 2, vaksinasi lansia harus 40 persen. Hingga saat ini, vaksinasi lansia baru mencapai 34 persen."

"Mudah-mudahan, dalam waktu satu pekan ini, bisa kami kejar sehingga segera turun ke level-2," ungkapnya.

Upaya percepatan capaian vaksinasi itu di antaranya, melakukan vaksinasi Covid-19 secara jemput bola ke balai desa.

Pemkab meminta kepala desa menyiapkan data masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, terutama lansia.

Baca juga: Sempat Kabur ke Luar Kota, Bandar Arisan Bodong Jepara Akhirnya Ditahan Polisi

Baca juga: Program Tiket Gratis Kereta di Hari Pahlawan Diperluas, Dosen dan Analis Radiologi Kini Masuk Daftar

Baca juga: Pelaku Vandalisme HBD Vita Datangi Pemkab Banyumas, Minta Maaf Sudah Coreti Alun-alun Purwokerto

Baca juga: KABAR DUKA, Politisi Max Sopacua Tutup Usia. Sempat Dirawat 17 Hari di ICU lantaran Sakit Paru

Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga sudah meluncurkan bus vaksinasi kerjasama antara Polri, TNI, dan dinas terkait.

Sarana tersebut digunakan untuk jemput bola para lansia dan masyarakat yang tidak memungkinkan datang ke fasilitas Kesehatan atau lokasi vaksinasi sehingga vaksinasi bisa segera mencapai target.

Tiwi pun meminta dukungan dan sengkuyung seluruh warga Kabupaten Purbalingga dan jajaran lintas sektoral, serta organisasi masyarakat untuk tercapainya target ini. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved