Kecelakaan Lalu Lintas

Pikap Tabrak Truk di Tol Pekalongan, Seorang Tewas. Berawal saat Pikap Berniat Mendahului Truk

Hartanto, kernet mobil pikap Mitsubishi L300, tewas setelah mobil yang ditumpangi, mengalami kecelakaan di tol Pekalongan, Minggu (19/9/2021).

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK PBTR
Anggota PJR Polda Jateng dan petugas PBTR mengevakuasi pikap Mitsubishi L300 bernomor polisi H 1178 RV yang terlibat kecelakaan dengan Fuso bernomor polisi BE 9246 BJ di KM 330+200 jalur A Tol Pemalang-Batang, tepatnya di Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Minggu (19/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Hartanto (31), kernet mobil pikap Mitsubishi L300 bernomor polisi H 1178 RV, tewas setelah mobil yang ditumpangi, mengalami kecelakaan di tol Pekalongan, Minggu (19/9/2021), sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat kejadian, mobil tersebut dikemudikan Dwi Mawardi (22), warga Desa Lanjaran RT 02 RW 01, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kecelakaan itu terjadi di KM 330+200 jalur A Tol Pemalang-Batang, tepatnya di wilayah Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, atau dari arah Jakarta ke Semarang.

Hartanto merupakan warga Desa Penggung RT 01 RW 01, Kabupaten Boyolali.

Sementara, Dwi Mawardi, mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Aro Pekalongan.

Baca juga: Ini Temuan KNKT Soal Penyebab Sering Terjadinya Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Baca juga: Gerbang Tol Bojong Pekalongan Resmi Beroperasi, Mudahkan Akses ke Banjarnegara dan Sekitarnya

Baca juga: Butuh Informasi atau Pertolongan Cepat di Kota Pekalongan? Telepon Saja Call Center 112, Gratis!

Baca juga: PTM Terbatas di Kabupaten Pekalongan Dimulai Besok, Disdikbud: Tak Wajib Pakai Seragam

Saat dikonfirmasi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan Ipda Maman Sugiarto membenarkan kecelakaan tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut bukan kecelakaan tunggal tetapi melibatkan Mitsubishi L300 pikap dan truk Fuso bernomor polisi BE 9246 BJ.

"Kronologi kecelakaannya, semula, mobil pikap melaju dari arah barat ke timur atau dari Jakarta hendak ke Semarang dengan kecepatan sekitar 80 km/jam di lajur kiri," jelas Ipda Maman, saat dihubungi.

Sesampainya di lokasi, pengemudi pikap hendak menyalip truk Fuso yang ada di lajur kanan, yang dikemudikan Donny Hardiyanto (27), warga Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah.

Namun, disaat bersamaan, di lajur kanan, dari arah belakang, melaju kendaraan lain dengan kecepatan tinggi.

"Pengemudi tidak jadi menyalip dan membanting setir ke kiri sehingga mengenai body truk bagian samping. Satu penumpang mobil pikap meninggal dunia di lokasi kejadian," imbuhnya.

Ipda Maman mengungkapkan, saat ini, pihaknya sudah mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan dan langsung di bawa ke kantor Satlantas Polres Pekalongan.

"Kami juga sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit," ungkapnya.

Maman pun mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan tol.

Baca juga: Cerita Arif Sugiyanto Jadi Bupati Kebumen, Berawal dari Mimpi Tinggal di Pendopo Menghadap Alun-alun

Baca juga: Kasus Covid Menurun, PMI Banyumas Berlimpah Plasma Konvalesen. Berdonor Tetap Dilayani Setiap Hari

Baca juga: Manfaatkan! Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak Pembelian Mobil Baru hingga Akhir 2021

Sementara itu, pengemudi pikap Dwi Mawardi (22) menceritakan, saat kejadian, kendaraan yang dikemudikan berada di belakang truk yang sedang berjalan pelan.

"Saya mau menyalip truk yang ada di depan mobil saya. Nah, pas kebetulan di belakang mobil saya, ada kendaraan yang melaju kencang dan menyalakan lampu dim."

"Lalu, kendaraan yang saya bawa goyang dan saya langsung banting setir ke kiri serta menabrak truk tersebut," katanya.

"Saya dalam perjalanan dari Tegal hendak ke Boyolali," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved