Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Perangkat Desa di Rembang Ini Suruh Istri Ngaku Masih Perawan, Cari Sasaran Via MiChat

Mengaku mengalami kesulitan ekonomi karena terlilit utang, mereka sepakat mencari sasaran laki-laki untuk dipikat Badriah melalui aplikasi MiChat.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Konferensi pers kasus pemalsuan dokumen pernikahan di Mapolres Rembang, Senin (13/9/2021). 

"Setelah itu bertemu,” ujar dia kepada Tribunbanyumas.com, Senin (13/9/2021).

Kepada AK, Badriah mengaku masih perawan.

AK merasa cocok, lalu memacari Badriah selama dua pekan.

Kemudian AK mengajak Badriah menikah.

“Saat mengajukan pernikahan secara resmi di KUA, Sucipto dan Badriah mempunyai ide untuk memalsukan identitas Badriah dengan memakai data orang lain,” jelas AKBP Dandy.

Data yang dipakai Badriah untuk menikah dengan AK ialah identitas seorang perempuan berinisal IC.

Dia merupakan guru di PAUD yang dikepalai Badriah.

IC tidak tahu bahwa identitas dan data pribadinya disalahgunakan oleh Badriah.

Selama masa pernikahan dengan AK, Badriah mendapat uang nafkah sebesar Rp 450 ribu per pekan.

Uang tersebut oleh Badriah diberikan pada Sucipto.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved