Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Perangkat Desa di Rembang Ini Suruh Istri Ngaku Masih Perawan, Cari Sasaran Via MiChat

Mengaku mengalami kesulitan ekonomi karena terlilit utang, mereka sepakat mencari sasaran laki-laki untuk dipikat Badriah melalui aplikasi MiChat.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Konferensi pers kasus pemalsuan dokumen pernikahan di Mapolres Rembang, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, REMBANG - Pasangan suami-istri (pasutri) di Kabupaten Rembang ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat.

Keduanya bekerja sama untuk memalsukan dokumen pernikahan menggunakan identitas palsu.

Mereka ialah Sucipto (44) dan Badriah (36), warga Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang.

Sucipto merupakan seorang perangkat desa.

Sementara Badriah merupakan kepala di sebuah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Baca juga: Mobil Wakil Ketua PN Rembang Kecelakaan di Pantura Pati, Adu Banteng dengan Truk Trailer

Baca juga: Ajudan Ganjar Ngos-ngosan Cari Cokelat di Rembang, Hadiah Buat Siswi Kelas IV SD

Baca juga: Begini Jadinya Kalau Gubernur Jateng Jadi Penyiar Radio, Ganjar Terima Banyak Curcol Pendengar

Baca juga: Polda Jateng Tangani Pencemaran Sungai Bengawan Solo, Cek Industri Rumah Pembuat Ciu di Sukoharjo

Mengaku mengalami kesulitan ekonomi karena terlilit utang, mereka sepakat untuk mencari sasaran laki-laki untuk dipikat Badriah melalui aplikasi MiChat.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Rembang, AKBP Dandy Ario Yustiawan dalam konferensi pers di Mapolres Rembang, Senin (13/9/2021).

“Badriah mencari sasaran laki-laki yang mau diajak menikah melalui aplikasi MiChat."

"Lalu dia berkenalan dengan pria berinisial AK di aplikasi tersebut."

"Keduanya kemudian bertukar nomor WhatsApp."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved