Breaking News:

Berita Jateng

BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan, Jateng Diprediksi Alami Hari Tanpa Hujan hingga 2 Bulan

Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi bakal mengalami hari tanpa hujan (HTH) sangat panjang, di antaranya Jawa Tengah.

Editor: rika irawati
TRIBUN TIMUR/muhammad abdiwan
ILUSTRASI. Seorang anak bermain di daerah persawahan yang mengalami kekeringan di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (24/9/2018). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi bakal mengalami hari tanpa hujan (HTH) sangat panjang, di antaranya Jawa Tengah. Wilayah tersebut bakal mengalami hari tanpa hujan bahkan hingga dua bulan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, kondisi ini berpotensi membuat wilayah yang dilanda HTH bakal mengalami kekeringan meteorologis.

Hasil pemantauan Hari Tanpa Hujan berturut-turut, sejumlah wilayah mengalami HTH dengan kategori sangat panjang (31-60 hari tanpa hujan) dan ekstrem panjang (lebih dari 60 hari berturut-turut tanpa hujan).

Menurut BMKG, dampak kekeringan meteorologis ini harus segera dimitigasi oleh masyarakat dan pemerintah setempat.

Baca juga: Antisipasi Kekeringan di Banjarnegara, BPBD Sudah Siapkan 1.800 Tangki Air Bersih

Baca juga: 77 Dusun di Kabupaten Semarang Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan 163 Tanki Air Bersih

Baca juga: Perubahan Iklim Terjadi di Indonesia, BMKG Minta Warga Tak Sepelekan Informasi Terkait Cuaca

Baca juga: Cegah Banjir dan Kekeringan di Blora-Bojonegoro, Sungai Bengawan Solo akan Dibendung di Karangnongko

Dampak yang dimaksud di antaranya, berkurangnya persediaan air untuk rumah tangga dan pertanian, serta meningkatnya potensi kebakaran semak, hutan, lahan, dan perumahan.

Lantas, apa yang dimaksud dengan Hari Tanpa Hujan?

Definisi Hari Tanpa Hujan tercantum dalam Pasal 5 Peraturan BMKG Nomor 9 Tahun 2019 tentang Penyediaan dan Penyebaran Peringatan Dini Iklim Ekstrim.

Hari Tanpa Hujan adalah hari dengan curah hujan kurang dari 1 milimeter per hari.

Sedangkan jumlah Hari Tanpa Hujan adalah banyaknya hari tanpa hujan berturut-turut, dihitung mundur mulai dari hari terakhir pengamatan sampai terjadi hujan paling rendah 1 milimeter per hari.

Terdapat beberapa klasifikasi peringatan potensi kekeringan meteorologis dengan melihat jumlah hari tanpa hujan, yaitu:

  • Apabila jumlah HTH paling singkat 21 hari, maka termasuk dalam kategori "waspada".
  • Lalu, jika jumlah HTH paling singkat 31 hari, maka termasuk dalam kategori "siaga".
  • Kemudian, jika jumlah HTH paling singkat 61 hari, maka termasuk dalam kategori "awas".

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved