Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Antisipasi Kekeringan di Banjarnegara, BPBD Sudah Siapkan 1.800 Tangki Air Bersih

Sampai Sabtu (3/7/2021), BPBD Kabupaten Banjarnegara belum menerima permintaan droping bersih dari warga di wilayah kekeringan. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANJARNEGARA
DOKUMENTASI - Rabu (7/10/2020), BPBD bekerja sama dengan Bank Jateng Cabang Banjarnegara menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di beberapa desa di Kabupaten Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Musim kemarau biasanya pemerintah menerima banyak permintaan air bersih dari masyarakat di desa kekeringan. 

Tetapi di awal musim kemarau ini, sampai Sabtu (3/7/2021), BPBD Kabupaten Banjarnegara belum menerima permintaan droping bersih dari warga di wilayah kekeringan. 

Kalakhar BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aris Sudaryanto mengatakan, biasanya seperti kemarau tahun-tahun sebelumnya, memasuki Juni sudah ada permintaan air bersih. 

Baca juga: Bupati Budhi Sarwono Teken Aturan PPKM Darurat di Banjarnegara: Jangan Sampai Kita Selingkuh

Baca juga: Mulai Malam Ini di Banjarnegara, Empat Jalan Protokol Ditutup Pukul 21.00, Berlaku Selama Sepekan

Baca juga: Ini Kondisi Terkini Pasca Longsor Kebutuhduwur Banjarnegara, Kades: Ada Tiga Titik Terdampak

Baca juga: Wisatawan Harap Bersabar, Semua Objek Wisata di Dieng Banjarnegara Ditutup Hingga 20 Juli 2021

Sumber mata air di desa-desa yang rawan kekeringan mulai mengering. 

Tetapi sampai memasuki Juli 2021 ini, belum ada desa yang secara resmi mengajukan permohonan bantuan air bersih. 

"Biasanya kalau seperti ini sudah banyak yang minta."

"Tapi tahun ini, sampai saat ini belum ada permintaan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (3/7/2021). 

Belum adanya permintaan air bersih menandakan kebutuhan air bersih di desa, khususnya yang rawan kekeringan masih mencukupi. 

Wajar saja, menurut Aris, meski sudah memasuki kemarau, curah hujan di Kabupaten Banjarnegara masih cukup tinggi.

Ini membuat sumber mata air warga belum kering. 

Tetapi pihaknya tetap mengantisipasi bencana kekeringan dengan menyiapkan cadangan air bersih. 

BPBD Kabupaten Banjarnegara menyiapkan 1.800 tangki untuk antisipasi bencana kekeringan tahun ini.

Air bersih itu bukan hanya bersumber dari APBD, namun juga bantuan lembaga lain atau CSR perusahaan. 

Cadangan air bersih itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di musim kering ini. 

"Kami siapkan 1.800 tangki," katanya. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Bupati Semarang: 25 RT Lagi Jalankan Lockdown, Layanan Kesehatan Juga Terhambat

Baca juga: Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Contoh di Stasiun Semarang Tawang

Baca juga: Nava Hotel Tawangmangu Tetap Buka dan Terima Tamu, Arif: Tapi Ada Batasannya Sesuai Prokes

Baca juga: Tujuh Ruas di Purwokerto Ini Ditutup Total, Hingga Senin 5 Juli 2021, Berikut Data Rincinya

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved