Breaking News:

Berita Jateng

Bandara Ahmad Yani Semarang Batalkan Penerbangan 19 Calon Penumpang, Bawa Hasil Tes Positif Covid

Pengelola Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang membatalkan penerbangan 19 calon penumpang sepanjang Agustus 2021.

TRIBUNBANYUMAS/DOK PT ANGKASA PURA I
Calon penumpang pesawat terpapar Covid-19 dijemput petugas kesehatan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pengelola Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang membatalkan penerbangan 19 calon penumpang. Hasil pemeriksaan, mereka terdeteksi positif Covid-19 dan dua di antaranya terindikasi menggunakan surat palsu bebas Covid-19.

Koordinator wilayah Kerja Bandara Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang, Endang Purwaningsih mengatakan, data tersebut ditemukan sepanjang Agustus 2021.

Menurut Endang, para calon penumpang tersebut sengaja mencari kelengahan petugas agar bisa lolos dari pemeriksaan.

"Mereka cari lengahnya itu barangkali kami tidak melihat kalau hasilnya (pemeriksaan kesehatan) positif bisa diloloskan, ada yang sejak menerima hasilnya tidak dibaca, ada yang tahu positif nekat coba datang ke bandara," jelasnya saat dihubungi, Minggu (29/8/2021).

Baca juga: Tak Hanya Pesawat Komersial, Bandara Ngloram Blora Juga Melayani Penerbangan Jet Pribadi

Baca juga: Mulai Akhir Juni, Wings Air Layani Penerbangan Menuju dan Dari Bandara JB Soedirman Purbalingga

Baca juga: Ini Syarat Terbaru Naik Pesawat saat PPKM: Tak Perlu Lagi Tes PCR jika Sudah Dua Kali Vaksin Covid

Endang menjelaskan, dua calon penumpang berusaha memalsukan dan merekayasa dokumen hasil pemeriksaan kesehatannya menjadi negatif Covid-19.

Namun, upaya itu bisa dicegah petugas KKP dengan melakukan validasi melalui web Pedulilindungi yang telah terintergrasi dengan data New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan.

"Pada kasus tersebut, kami lakukan pengecekan laboratorium tempat pemeriksa. Dia (pelaku) berusaha mengedit hasil labnya positif menjadi negatif. Kasus itu saat ini telah dilimpahkan ke Kepolisian," ujar dia.

Ia mengatakan, pengecekan melalui pedulilindungi dan NAR Kementerian Kesehatan mempersempit celah bagi calon penumpang pesawat yang hendak memalsukan data hasil pemeriksaan.

"Kami bisa tahu hasilnya meski pelaku memalsukan data. Pemakaian aplikasi Pedulilindungi betul-betul membantu kami untuk mencegah pemalsuan dan mendeteksi orang-orang yang positif," tuturnya.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto menambahkan, sosialisasi peraturan terbaru terus dilakukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved