Berita Kendal

Sulitnya Vaksinasi Covid ke ODGJ di Gemuh Kendal, Petugas sampai Beri Iming-iming Uang agar Tenang

Petugas Puskesmas Gemuh II Kendal kembali menggalakkan vaksinasi Covid-19 bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Puskesmas Gemuh II Kendal
Petugas Puskesmas Gemuh II Kendal dibantu pendamping melakukan vaksinasi kepada ODGJ di Desa Pucangrejo, Minggu (29/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Petugas Puskesmas Gemuh II Kendal kembali menggalakkan vaksinasi Covid-19 bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kali ini, petugas menyuntikkan vaksin kepada 18 ODGJ di Desa Pucangrejo, dan beberapa desa lain di Kecamatan Gemuh.

Kepala Puskesmas Gemuh II dr Fitroh mengatakan, di Desa Pucangrejo, Puskesmas Gemuh II menyiapkan 40 vial vaksin jenis Sinopharm untuk tahap pertama.

Di desa tersebut, penyandang ODGJ terbanyak dibandingkan 16 desa di Kecamatan Gemuh.

Pemberian vaksin pun dilakukan secara bertahap dengan melakukan pendekatan persuasif agar tidak memberontak.

Baca juga: Penerapan Belajar Tatap Muka Terbatas di Kendal, Dico: Sehari Dibagi Tiga Shift

Baca juga: Forpek Temui Bupati Kendal, Ngadu Sekaligus Minta Kelonggaran PPKM, Musthakim: Biar Kami Hidup Lagi

Baca juga: Pemuda asal Jambean Kendal Tewas setelah Ditemukan di Kebun dengan Wajah Lebam

Baca juga: Harga Resmi Tes Swab PCR: RSI Kendal Rp 480 Ribu, RS Baitul Hikmah Rp 495 Ribu

Fitroh menjelaskan, banyak tantangan saat menyuntikkan vaksin kepada ODGJ.

Beberapa petugas dibuat kewalahan karena sasarannya memberontak saat hendak disuntik.

Bahkan, petugas beberapa kali mendekati ODGJ dengan iming-iming uang agar mau disuntik vaksin.

"Banyak kendala saat melakukan vaksin untuk ODGJ ini. Mereka terkadang marah atau mengamuk, jadi butuh pendekatan dan komunikasi dengan keluarganya agar mau divaksin," terangnya, Minggu (29/8/2021).

Untuk memudahkan proses vaksinasi, petugas mendatangi sasaran langsung dari rumah ke rumah.

Sasarannya adalah ODGJ yang masih dalam pantauan pendamping, dan rutin minum obat.

Selain Desa Pucangrejo, petugas Puskesmas Gemuh II juga melakukan vaksinasi kepada ODGJ di Desa Poncorejo dan Desa Gebang, serta beberapa desa lain.

Kepala Desa Pucangrejo Agus Riyanto mengatakan, sebelum memberikan vaksin kepada 18 ODGJ, pemerintah desa sudah melakukan pendekatan kepada pendamping masing-masing.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan, Jateng Diprediksi Alami Hari Tanpa Hujan hingga 2 Bulan

Baca juga: Dua Pemain PSIS Semarang Dipanggil TC Timnas U-18, Persiapan Berlaga di Piala Dunia U-20

Baca juga: Penyekatan di 70 Titik Perbatasan Jateng Kembali Diperketat, Ada Pemeriksaan setiap Akhir Pekan

Baca juga: Lewat Program Rumah Komunitas, Impian Idris Punya Rumah Pribadi Terwujud. Cukup Bayar Iuran Lahan

Terutama, ODGJ yang masih memiliki keluarga dan dipantau terus perkembangannya.

"Pendekatan yang baik kepada penderita dan keluarga sangat diperlukan dan menjadi sarana untuk memudahkan pelaksanaan vaksin ini," ujarnya.

Selain memberikan vaksin kepada ODGJ dengan vaksin Sinopharm, petugas Puskesmas juga memberikan vaksin kepada pendamping dan keluarga ODGJ.

Dengan tujuan, membentuk herd immunity di lingkungan sekitar ODGJ. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved