Berita Jawa Tengah

Kudus Sudah Turun Level Tapi Wisata Belum Juga Dibuka, Ini Penjelasan Disbudpar

Dalam instruksi Mendagri, level 2 sudah ada rambu-rambu hijau membuka objek wisata dengan batasan tertentu dan penerapan protokol kesehatan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/RIFQI GOZALI
Sekretaris Disbudpar Kabupaten Kudus, Mutrikah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemkab Kudus belum membuka objek wisata untuk kunjungan, meskipun status PPKM di wilayah Kota Kretek tersebut kini berada pada level 2.

Sekretaris Disbudpar Kabupaten Kudus, Mutrikah mengatakan, pihaknya masih menunggu regulasi, baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten.

Dalam instruksi Mendagri, level 2 sudah ada rambu-rambu hijau membuka objek wisata dengan batasan tertentu dan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Diklat Putra Kudus Dihidupkan Kembali, Tempat Asah Kemampuan Sepak Bola Anak Muda

Baca juga: Bantah Perintahkan Pemotongan Insentif Nakes, Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus: Itu Inisiatif Nakes

Baca juga: Tercium Dugaan Pungli Perizinan di Kudus, Kejaksaan: Kami Sudah Periksa Tujuh Orang

Baca juga: Tiga Mantan Kades di Kudus Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa, Ini Kata Kejaksaan

"Kalau mau buka di destinasi wisata tetap pegangan aturan, dari pusat provinsi maupun kabupaten."

"Inmendagri sudah turun, masih menunggu instruksi Bupati Kudus," kata Mutrikah kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (25/8/2021).

Jika instruksi Bupati yang juga mencakup objek wisata sudah keluar, pihaknya akan segera menyosialisasikannya kepada para pelaku wisata, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta.

"Kalau saat ini dibuka, itu sudah siap," kata dia.

Saat ini juga masih dibahas perihal simulasi dibukanya objek wisata di tingkat Jawa Tengah.

Hasilnya masih belum keluar.

Ketika secara resmi sudah ada rambu hijau dari provinsi maupun kabupaten, maka secara resmi objek wisata akan dibuka.

Mula-mula bakal dilakukan simulasi sebagai bentuk kehati-hatian.

Jangan sampai dibukanya objek wisata justru malah membuat bluder atau sebagai media penularan Covid-19.

"Ketika benar-benar dibuka lebih aman," tandas dia. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved