Penanganan Corona

Kades dan Perangkat Desa Plosorejo Karanganyar Positif Covid, Pilih Karantina di Bekas SMP

Beberapa perangkat Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok BPBD Karanganyar
Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar meninjau tempat isolasi terpusat di bekas SMP Kerjo, Rabu (18/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Beberapa perangkat Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka pun memilih menjalani isolasi di tempat karantina terpusat.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribunbanyumas.com, hingga Rabu (18/8/2021), ada 11 orang yang menjalani karantina di tempat isolasi terpusat di bekas SMP, depan Puskesmas Kerjo.

Camat Kerjo Wahyu Widiyanto menyampaikan, semula, ada seorang perangkat desa yang terkonfirmasi positif.

Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, petugas puskesmas lantas melakukan tracing terhadap beberapa perangkat yang terlibat kontak erat.

Baca juga: Gedung Bekas SMP di Kerjo Karanganyar Dijadikan Tempat Karantina Terpusat, Khusus OTG

Baca juga: Pekan Ini di Karanganyar, Tahap Pertama Vaksinasi Nakes Dosis Ketiga, Ibu Hamil Belum

Baca juga: Terduga Teroris Ditangkap di Kerjo Karanganyar, Kades: Dia Bukan Warga Kami

Baca juga: Diantar Keempat Putra Putrinya, KGPAA Mangkunegara IX Dimakamkan di Astana Girilayu Karanganyar

Dari 12 pegawai yang dites, delapan orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab PCR, termasuk kepala desa. Sedangkan empat orang dinyatakan negatif Covid-19.

"Ada perangkat desa (Kadus) yang gerah (sakit), diperiksa dan dites antigen bidan desa karena gejala mengarah ke Covid-19. Karena positif, disarankan tes PCR. Kemudian, perangkat desa lain juga dites," kata Wahyu saat dihubungi, Rabu.

Dari delapan perangkat desa yang terkonfirmasi positif, lanjutnya, enam orang memilih menjalani isolasi di tempat karantina terpusat.

Mereka masuk tempat karantina terpusat mulai hari ini. Sisanya, menjalani isolasi mandiri di rumah.

Wahyu mengatakan, empat orang dengan hasil swab negatif diminta tetap memberikan pelayanan di kantor desa.

Sebelumnya, relawan telah melakukan sterilisasi di kantor desa.

"Kemarin, secara persuasif, sudah kita sampaikan, biar mereka secara sukarela dan kesadaran sendiri menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat," ucapnya.

Adapun tempat isolasi terpusat di bekas SMP yang berada di Kecamatan Kerjo memiliki kapasitas 54 orang.

Wahyu mengatakan, usai upacara HUT ke-76 RI, kemairn, dirinya mengundang semua kepala desa di Kecamatan Kerjo, untuk melihat tempat isolasi terpusat.

Baca juga: Disdik Kota Semarang Targetkan Buka PTM Paling Lambat September, Berlaku Jenang TK-SMP Negeri

Baca juga: Makna Bubur Asyura di Tradisi Buka Luwur Makam Sunan Kudus: Dibuat dari 9 Bahan, Ada sejak Nabi Nuh

Baca juga: PMI Banyumas dan Cilacap Dapat Konsentrator Oksigen dari PMI Pusat, Masing-masing Terima 2 Unit

Baca juga: Banyak Diburu saat Pandemi Covid, Ini Manfaat dan Bahaya Konsumsi Vitamin D

Dia berharap, para kepala desa dapat menginformasikan kepada warganya terkait tempat isolasi terpusat yang disediakan Satgas Covid-19, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dari kluster kontak erat.

Sekretaris Sekcam Kerjo, Joko Sutrisno menambahkan, dari 11 orang yang menjalani isolasi terpusat itu, terdiri dari 10 orang warga Plosorejo dan 1 orang warga Karangrejo.

"Anggota keluarga Pak Kades juga ikut isolasi. Ini apresiasi kepala desa, memberi contoh," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved