Berita Jawa Tengah

Terduga Teroris Ditangkap di Kerjo Karanganyar, Kades: Dia Bukan Warga Kami

Terduga teroris itu ditangkap mengendarai mobil di wilayah Desa Sumberejo, Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar, Senin (16/8/2021) pukul 12.56.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
Istimewa
ILUSTRASI tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Seorang laki-laki terduga teroris ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Terduga teroris itu ditangkap mengendarai mobil di wilayah Desa Sumberejo, Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar, Senin (16/8/2021) pukul 12.56.

Kades Sumberejo, Sutopo menyampaikan, berdasarkan keterangan dari penjaga toko miliknya memang ada keramaian.

Warga pun dilarang mendekat apalagi mengabadikan kejadian itu menggunakan handphone.

Baca juga: Ini Alasan Gibran Serahkan Bantuan Tujuh Konsentrator Oksigen Kepada Pemkab Karanganyar

Baca juga: PTM Belum Bisa Digelar di Karanganyar, Ini Dasar Utama Pertimbangan Bupati Juliyatmono

Baca juga: Data 4.000 Pelaku UMKM Karanganyar Sudah Dikirim ke Kemenaker, Calon Penerima BPUM Agustus 2021

Baca juga: Diantar Keempat Putra Putrinya, KGPAA Mangkunegara IX Dimakamkan di Astana Girilayu Karanganyar

"Saya tidak tahu persis, yang jaga toko saya itu, tadi ada dua mobil."

"Satu di belakang, satu di depan."

"Ada motor (pengendara) bawa senjata laras panjang."

"Yang ditangkap di dalam mobil, disuruh turun," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (16/8/2021) petang.

Dia tidak tahu persis siapa yang ditangkap karena menurut keterangan penjaga toko miliknya, pengemudi mobil itu kebetulan sedang melintas di jalan depan toko dan langsung diminta turun.

Kemungkinan sebelum laki-laki itu ditangkap sempat terjadi kejar-kejaran.

"Di dalam mobil ada berapa orang saya tidak tahu," ucapnya.

Sutopo menjelaskan, seorang laki-laki itu bukan warga Sumberejo.

Mengingat apabila itu warga Sumberejo tentu ada laporan dari tingkat RT.

Lanjutnya, penangkap seorang laki-laki itu berlangsung cepat.

"Tidak lama, suruh turun dinaikan mobil terus pergi semua," terangnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy membenarkan adanya kejadian itu.

"Kami sudah sampaikan, kami membenarkan adanya penangkapan itu."

"Tetapi untuk teknis kemudian, silakan berhubungan dengan Kabag Penum Mabes Polri dan Densus 88 Antiteror Mabes Polri," jelasnya. (*)

Baca juga: Program KKN Rampung, 137 Mahasiswa UMP Lepas Status Relawan di Pusat Isolasi Covid Banyumas

Baca juga: Rebutan Ponsel, Remaja di Banyumas Tega Tusuk Teman Sepermainan Pakai Pisau

Baca juga: Paskibra Banyumas Siap Bertugas 17 Agustus, Hanya Beranggotakan 8 Siswa dari Sekolah di Purwokerto

Baca juga: Ingin Tempat Wisata dan Mal di Purwokerto Buka, Bupati Banyumas Surati Mendagri

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Jawa Tengah
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved