Breaking News:

Tips Sehat

Banyak Diburu saat Pandemi Covid, Ini Manfaat dan Bahaya Konsumsi Vitamin D

Vitamin D menjadi satu di antara vitamin yang diburu warga di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi obat dan suplemen. 

Adapun beberapa gejala hiperkalsemia adalah gangguan pencernaan, kelelahan, pusing, kebingungan, rasa haus yang berlebihan, dan sering buang air kecil.

2. Nafsu makan turun.

Efek samping terlalu banyak mengonsumsi vitamin D berkaitan dengan kelebihan kalsium dalam darah.

Pada gilirannya, kondisi ini dapat diikuti oleh gejala mual, muntah, dan nafsu makan yang menurun.

Namun, gejala ini tidak terjadi pada semua orang dengan kadar kalsium yang tinggi.

3. Sakit perut, sembelit, atau diare.

Sakit perut, sembelit, atau diare merupakan masalah pencernaan yang kerap dikaitkan dengan intoleransi makanan.

Namun, gejala tersebut juga bisa menjadi tanda peningkatan kadar kalsium yang disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi vitamin D.

Gejala-gejala ini dapat terjadi pada orang yang mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi.

Sebuah studi kasus menunjukkan, anak berusia 18 bulan yang diberi 50.000 IU vitamin D3 selama tiga bulan mengalami masalah pencernaan.

4. Pengeroposan tulang.

Terlalu banyak vitamin D juga dapat merusak kesehatan tulang. Beberapa penelitian mengatakan bahwa dosis tinggi vitamin D berpotensi menyebabkan rendahnya kadar vitamin K2 dalam darah.

Adapun salah satu fungsi vitamin K2 yang penting bagi kesehatan tubuh adalah menjaga kalsium dalam tulang.

Sekilas tentang vitamin D

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved