Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Yusuf Finarso Masih Bungkam, Pasca Sehari KPK Geledah Kantor DPUPR Banjarnegara

Belum ada keterangan resmi dari KPK maupun Pemkab Banjarnegara secara rinci terkait hasil temuan dari penggeledahan yang telah dilakukan. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Kondisi terlihat sepi di Halaman Kantor DPUPR Kabupaten Banjarnegara, Selasa (10/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Penggeledahan Kantor DPUPR dan Kantor Bupati Banjarnegara oleh KPK diklaim tak memengaruhi aktivitas pemerintahan.

Setelah digeledah sekira 7 jam pada Senin (9/8/2021), pelayanan di Kantor DPUPR Kabupaten Banjarnegara telah kembali dibuka untuk umum. 

Selasa (11/8/2021) siang, suasana Kantor DPUPR tampak lengang.

Sejumlah pegawai menjalani rutinitas di ruangannya masing-masing di dalam kantor. 

Baca juga: Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Banjarnegara, KPK Keluar Bawa 2 Koper Besar

Baca juga: KPK Sebut Ada Dugaan Tindak Pidana Korupsi di DPUPR Banjarnegara, Ganjar: Saya Belum Tahu

Baca juga: Budhi Sarwono Tanggapi Dugaan Korupsi DPUPR Banjarnegara: Nanti Pada Saatnya Saya Akan Bicara

Baca juga: Geledah Kantor DPUPR Banjarnegara, KPK: Terkait Dugaan Korupsi dan Gratifikasi Proyek 2017-2018

Tetapi seorang pegawai yang bertugas di kantor menyebut suasana kantor sepi tak ada hubungannya dengan peristiwa penggeledahan oleh KPK itu. 

Sejumlah pejabat struktural sedang rapat di kantor DPRD Kabupaten Pati sehingga beberapa ruangan pejabat tak terisi. 

Selain itu, saat ini pihaknya masih menerapkan work form home (WFH) dan work from office (WFO) bagi pegawai dengan perbandingan 50:50.

Karenanya wajar, suasana kantor lebih sepi dari biasa sebelum pandemi. 

Belum ada keterangan resmi dari KPK maupun Pemkab Banjarnegara secara rinci terkait hasil temuan dari penggeledahan yang telah dilakukan. 

Kepala DPUPR Kabupaten Banjarnegara, Yusuf Finarso pun masih enggan berkomentar saat dimintai keterangan oleh Tribunbanyumas.com, Selasa (10/8/2021). 

Adapun saat mengonfirmasi pejabat lain juga demikian.

Sekretaris DPUPR Kabupaten Banjarnegara, Arqom Al Fahmi menyatakan belum bisa memberikan keterangan terkait penggeledahan KPK di kantornya.

Tetapi dia memastikan, aktivitas kantor sudah normal seusai digeledah KPK.

Aktivitas pelayanan ke masyarakat di kantor DPUPR juga berjalan seperti biasa. 

"Sudah normal, pelayanan tetap jalan," katanya. (*)

Baca juga: Bikin Heboh Warga Tegal, Asal Bau Menyengat Mirip Gas Elpiji Ternyata Drum Bekas Limbah Kimia

Baca juga: AKP Aryanindita Bagasatwika Mangkoesoebroto Jabat Kasatlantas Polres Tegal Kota

Baca juga: Saya Jual 10 Paket Seharga Rp 100 Ribu, Pengakuan Tersangka Seusai Digrebek di Kaliwungu Kendal

Baca juga: Kritik DPRD Kepada Pemkab Kendal: Gedung PLUT Terlihat Megah Tapi Kurang Diperhatikan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved