Breaking News:

Penanganan Corona

Dorong Penyintas Covid Berdonor Plasma Konvalesen, Pemkab Semarang Sediakan Titik Donor di Kecamatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berencana memperbanyak lokasi donor plasma konvalesen di Bumi Serasi.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau kegiatan donor plasma konvalesen di Aula Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Minggu (1/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berencana memperbanyak lokasi donor plasma konvalesen di Bumi Serasi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, langkah ini diharapkan dapat memicu penyintas Covid-19 berdonor plasma konvalesen untuk membantu mereka yang masih sakit.

Lewat cara ini diharapkan makin banyak warga yang sembuh dari Covid-19 dan mempercepat herd immunity selain vaksinasi.

Saat ini, kasus warga Kabupaten Semarang yang terkontaminasi virus Covid-19 masih tinggi.

"Rata-rata, warga meninggal 10-15 orang per hari, baik itu oksigen kurang, ada komorbit, dan sebagainya. Sedang, sekarang, kita punya stok warga sembuh ini banyak. Jadi, perlu kita jadikan gerakan (berdonor plasma konvalesen)," terangnya saat meninjau kegiatan donor plasma konvalesen di Aula Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: Asosiasi Pinsar Telur Nusantara Bantu Nakes Kabupaten Semarang, Serahkan 1,5 Ton Telur Kaya Protein

Baca juga: Pedagang Cilok Ini Kaget Didatangi Bupati Semarang: Saya Kira Razia Karena Lagi Berjualan Disetop

Baca juga: Ngesti Klaim BOR Rumah Sakit di Kabupaten Semarang Turun 20 Persen, Berikut Data Updatenya

Baca juga: Bantuan Beras 10 Kilogram Mulai Disalurkan, Bupati Semarang: Itu Program Kemensos

Rencananya, titik donor plasma konvalesen ada di setiap kecamatan yang ditangani Puskesmas bekerjasama PMI.

Ngesti pun mengapresiasi kegiatan donor plasma yang diinisiasi Forum Komunikasi (Forkom) Ormas Kecamatan Getasan.

Adanya keterlibatan langsung masyarakat diharapkan pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Ketua Forkom Kecamatan Getasan Rizka Dwi Saputra berharap, pemerintah melakukan jemput bola dan mendekati para penyintas Covid-19.

"Termasuk, melakukan penjemputan ke rumah warga, sekaligus memberikan apresiasi lain. Pada hari ini, ada 28 penyintas yang nanti darahnya diskrining sehingga banyak stok plasma konvalesen," katanya.

Dia mengajak masyarakat untuk bergotong-royong dan bersatu membantu pemerintah karena masalah pandemi Covid-19 tidak bisa diserahkan kepada negara.

Baca juga: Pulang Karantina dari Technopark Sragen, Bocah Ini Diajak Ziarah. Orangtua Meninggal Akibat Covid-19

Baca juga: Polisi Purbalingga Ditangkap terkait Narkoba, BNNP Jateng: Masih Dalam Pengembangan

Baca juga: Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Serayu Cilacap Ditemukan dalam Kondisi Tewas

Baca juga: Sempat Putus Kuliah dan Ingin Lanjutkan S1 atau S2? Manfaatkan Bantuan Pemerintah Lewat RPL

Seorang pendonor, Yudi Wahyudinawan, warga Dusun Selongisor, Desa Batur, Kecamatan Getasan, mengaku turut serta mendonorkan darah karena ingin membantu sesama.

"Saya sempat dirawat di rumah sakit selama 10 hari, kemudian lanjut isolasi mandiri di rumah. Saya tertular istri sehingga tahu bagaimana rasanya terkena Covid-19. Masyarakat jangan takut donor, silahkan datang ke PMI," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved