Berita Tegal Hari Ini
Miris Dengar Cerita Pemilik Usaha Peti Jenazah di Tegal, Amir Oval: Sehari Bikin 50 Langsung Habis
Semula permintaan hanya dari rumah sakit di wilayah Kota Tegal. Namun dari mulut ke mulut, meluas ke wilayah Pemalang dan Pekalongan.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Permintaan pembuatan peti jenazah meningkat drastis semasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa- Bali.
Tepatnya sejak memasuki pandemi Covid-19 gelombang kedua.
Hal tersebut dialami oleh pemroduksi peti jenazah di Jalan Cenderawasih Kota Tegal, Amir Oval (35).
Pada awal 2021, permintaan peti jenazah saharinya hanya sekira 10 peti.
Namun pada Juli 2021, dalam sehari permintaan rata-rata mencapai 50 peti.
Baca juga: Fakta di Kota Tegal - Banyak Warga Minta Surat Vaksin Tapi Ogah Disuntik, Biar Dapat Bansos
Baca juga: Polres Tegal Bekuk Komplotan Pencuri Mobil Pikap: Beraksi Dini Hari, Sasar Mobil di Halaman
Baca juga: Vaksinasi Massal Pegawai Perbankan Dimulai di Kota Tegal, Target Sasaran 1.770 Orang
Baca juga: Wali Kota Tegal: Aturan Masih Sama, Belum Ada Pelonggaran Hingga 25 Juli 2021
"Permintaan meningkat."
"Semakin ada yang tahu kami produksi peti, semakin banyak yang pesan."
"Per hari produksi kami 30 hingga 50 peti," kata Amir, kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (23/7/2021).
Amir mengatakan, perusahaannya semula hanya fokus di bidang furniture.
Produksi perusahaannya meliputi kitchen set, badroom set, lemari, meja, kursi, dan lain sebagainya.
Namun karena ada permintaan, per awal 2021 perusahaannya mulai membuat peti jenazah.
Semula permintaan hanya dari rumah sakit di wilayah Kota Tegal.
Namun dari mulut ke mulut, permintaan meluas ke wilayah Pemalang dan Pekalongan.
"Jadi kami fokuskan untuk peti jenazah, karena sedang dibutuhkan oleh rumah sakit."
"Sampai tidak ada hari libur untuk produksi."
"Sehari langsung habis," jelasnya.
Amir prihatin dengan peningkatan angka kematian Covid-19 yang sedang terjadi.
Usaha karangan bunga istrinya pun saat ini lebih banyak mendapatkan pemesanan ucapan duka cita.
Dia berharap, pandemi Covid-19 cepat beralalu dan aktivitas masyarakat kembali normal.
"Miris juga, tiap lihat orderan yang masuk kebanyakan ucapan duka cita," ungkapnya. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Berbekal Informasi dari Youtube, Warga Pekalongan Ini Sukses Budidayakan Lobster di Garasi Rumah
Baca juga: KMP Kalibodri Kembali Berlayar, Dari Kendal Angkut 14 Penumpang Menuju Kumai
Baca juga: Banyak Hotel Terancam Gulung Tikar di Kabupaten Semarang, Imbasnya Karyawan Kena PHK
Baca juga: 2 Perusahaan di Kudus Kena Tegur, Ada Pegawai Tak Pakai Masker di Lingkungan Pabrik