Breaking News:

Berita Karanganyar

Ibu Hamil di Karanganyar Dapat Jatah Vaksin Covid, Sedang Didata Petugas Puskesmas

Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar bakal memberi vaksi Covid-19 kepada ibu hamil di wilayah tersebut.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKK Karanganyar Purwati, Rabu (21/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar bakal memberi vaksi Covid-19 kepada ibu hamil di wilayah tersebut. Ibu hamil masuk kelompok rentan terpapar Covid-19 seperti lansia.

Saat ini, Dinkes tengah melakukan pendataan melalui petugas puskesmas di masing-masing kecamatan.

Data tersebut, paling lambat akan dikirim ke Dinkes Provinsi Jateng, besok. Rencananya, vaksinasi bagi ibu hamil dilakukan pada Agustus 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKK Karanganyar Purwati menyampaikan, ibu hamil yang menjadi sasaran vaksin ialah ibu hamil dengan usia kehamilan 14 hingga 33 minggu, per 31 Agustus 2021.

"Ini baru disuruh mendata. Besok, paling lambat, dikirim ke provinsi. Vaksin yang digunakan nanti, rencananya kalau tidak menggunakan vaksin moderna atau pfizer," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Begini Ceritanya Sapi Bisa Nyemplung Sumur, Terjadi di Kompleks Makam Desa Gedongan Karanganyar

Baca juga: Kejadian Unik di Karanganyar, Sapi Nyemplung Sumur Kompleks Makam, Lari Seusai Diturunkan dari Mobil

Baca juga: PKL Karanganyar Kota Dapat Rezeki di Masa PPKM Darurat, Tiap Pedagang Diberi Bansos Rp 300 Ribu

Baca juga: Paket Obat Covid-19 Khusus Warga Kurang Mampu, Masih Didata DKK Karanganyar

Dia menjelaskan, pemberian vaksin kepada ibu hamil dengan usia kehamilan 14-33 minggu tersebut telah direkomendasikan Kementerian Kesehatan, POGI, dan ITAGI, sebagai upaya menurunkan risiko penularan Covid-19.

Purwati mengatakan, pemberian vaksin kepada ibu hamil dengan usia kehamilan 0-3 bulan belum bisa dilakukan lantaran ibu hamil di usia kandungan tersebut biasanya mengalami gejala mual dan muntah.

Vaksinasi kepada ibu dengan usia kehamilan 3 bulan dinilai tepat karena kondisi janin sudah kuat.

Menurut Purwati, vaksinasi kepada ibu hamil ini dilakukan setelah ada sejumlah kasus Covid-19 pada ibu hamil dan berakhir meninggal dunia.

Nantinya, jarak pemberian antara vaksin dosis pertama dan kedua sekitar 1 bulan.

"Ibu hamil punya risiko tinggi. Mungkin, saat awal, (kondisinya) normal tapi bisa saja saat persalinan menurun (kondisi kesehatan). Sehingga, dipersiapkan kondisi imunnya, supaya kebal. Seandainya terpapar, jangan sampai muncul gejala berat," ungkapnya.

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Nasabah Pegadaian Area Pati Melonjak hingga 2000 Orang

Baca juga: Banjir di Cilacap Dipicu Gangguan Cuaca, BMKG: Tetap Waspada, Potensi Terjadi Minimal Tiga Hari

Baca juga: Seorang Buruh di Purbalingga Nekat Curi HP dan Uang untuk Bayar Utang Biaya Pernikahan

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Objek Wisata di Dieng Banjarnegara Tetap Tutup

Purwati mengatakan, kemungkinan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di puskesmas setempat karena lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal yang bersangkutan.

Di sisi lain, saat pelaksanaan vaksinasi kepada ibu hamil tentu akan dilakukan skrining terlebih dahulu. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved