Berita Banyumas

Warga Rejasari Banyumas Berdonasi: Gantung Baju di Depan Rumah dan Boleh Ambil yang Disuka, Gratis

Warga Rejasari, Banyumas, berinisiatif menyumbangkan pakaian pribadi dan keluarga yang masih layak pakai, kepada warga yang membutuhkan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Warga memilih pakaian yang terpajang di depan rumah Wati, warga Kelurahan Rejasari, Purwokerto Barat, Banyumas, yang berdonasi memberikan pakaian layak pakai kepada warga, Selasa (20/7/2/21). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Ada banyak cara untuk saling membantu sesama, apalagi di kala pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Seperti yang dilakukan Wati, seorang pensiunan, warga RT 05 RW 01, Kelurahan Rejasari, Purwokerto Barat.

Dia berinisiatif menyumbangkan pakaian pribadi dan keluarga yang masih layak pakai, kepada warga yang membutuhkan.

Baju-baju ini dibagikan secara gratis. Ada kemeja batik, sarung, gamis, kerudung, celana jins, dan lainnya.

Ia menggantungkan pakaian-pakaian yang sudah tidak terpakai di gerbang depan rumah.

Baca juga: Hari Pertama Iduladha di Banyumas, RPH di Purwokerto Batasi Kuota Pemotongan Sapi 60 Ekor/Hari

Baca juga: Prihatin Nakes Kewalahan Tangani Wabah, Ibu-ibu di Banyumas Ini Rela Bantu Cek Pasien Covid di Rumah

Baca juga: Beredar Ajakan Demo Tolak PPKM Darurat di Banyumas, Polresta Banyumas Pastikan Hoaks

Baca juga: Wanita Asal Kalibagor Banyumas Ini Dipolisikan, Uang Rp 123 Juta Milik Perusahaan Tak Disetorkan

Wati mempersilahkan siapa saja warga yang tertarik dengan pakaian itu, untuk mengambil sesuai kebutuhan dan minatnya.

"Ini naluri saja, saya tanya ke suami, kalau ditaruh di depan, malu tidak. Akhirnya, saya gantung di depan rumah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (20/7/2021).

Wati memulai aksinya sejak Minggu (18/7/2021).

Saat ini, baru baju miliknya, suami, dan anaknya yang diberikan dan disumbangkan.

Namun, dia akan meminta keluarga yang lain ikut berdonasi pakaian.

Saat memulai aksinya ini, Wati sempat ragu karena tidak ada warga yang datang dan mengambil baju-baju tersebut.

Tapi, setelah itu, ada satu dua orang yang mampir dan mengambil baju.

Baca juga: Fraksi PPP DPRD Jateng Minta Pemerintah Tak Memperpanjang PPKM Darurat

Baca juga: Dijemput Aaliyah Massaid, Penyanyi Reza Artamevia Bebas

Baca juga: Lagi, Teror Lemparan Benda Misterius sebabkan Kaca Mobil Pikap Pecah Terjadi di Kaliwungu Kendal

Baca juga: Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Iduladha: Semoga, Allah Melindungi Bangsa Indonesia dari Mara Bahaya

Saat ini, tersisa beberapa potong pakaian yang menunggu pemilik baru.

"Awalnya ragu, apa ada yang mau, lama-lama ramai, bahkan ada yang ambil banyak. Tapi, saya ingatkan supaya ambil seperlunya agar yang lain kebagian," katanya.

Ia bercerita, kadang, ada juga warga yang mengetuk pintu rumah dan meminta izin mengambil baju-baju tersebut.

Seorang warga, Heri, mengaku senang atas sumbangan pakaian tersebut.

"Saya ambil baju koko dan alhamdulillah senang sekali, bisa dapat di sini. Bisa dipakai dan pas buat saya," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved