Breaking News:

Berita Banyumas

Beredar Ajakan Demo Tolak PPKM Darurat di Banyumas, Polresta Banyumas Pastikan Hoaks

Baru-baru ini, muncul selebaran ajakan aksi demonstrasi menolak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Humas Polresta Banyumas
Selebaran ajakan demonstrasi menolak PPKM darurat beredar di media sosial di Banyumas. Polresta Banyumas memastikan, isu ajakan demonstrasi tersebut hoaks atau berita bohong. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Baru-baru ini, muncul selebaran ajakan aksi demonstrasi menolak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Banyumas.

Ajakan itu muncul di berbagai grup media sosial, semisal whatsapp dan Facebook yang ada di wilayah Banyumas.

Dalam selebaran, ajakan tersebut diserukan Aliansi Masyarakat Banyumas menggandeng Keluarga Besar Pedagang Pasar se-Banyumas.

Mereka akan bergerak dan berkumpul di titik juang Pendopo Bupati Banyumas, Senin (19/7/2021) pukul 13.00 WIB.

Bahkan, dalam selebaran itu juga ditulis ancaman akan adanya kerumunan sampai tuntutan mereka dipenuhi.

'Kesejahteraan rakyat adalah tanggung jawab Negara', begitu tulisan di selebaran.

Baca juga: Prihatin Nakes Kewalahan Tangani Wabah, Ibu-ibu di Banyumas Ini Rela Bantu Cek Pasien Covid di Rumah

Baca juga: Warga Kebondalem Banyumas Ini Keliling Tawarkan Jasa Bengkel Sepeda: Rezeki Itu Dijemput

Baca juga: Ajak Pramuka, TP PKK Banyumas Bagikan Makanan ke Warga Terdampak PPKM Darurat

Baca juga: Bantu Warga Terdampak PPKM, Anggota Polsek Kalibagor Banyumas Keliling Bagikan Sayur dan Lele

Dikonfirmasi terkait beredarnya selebaran tersebut, Kapolresta Banyumas Kombes Firman L Hakim didampingi Kasatgas 7 PPKM Darurat, AKP Manggala mengatakan, informasi tersebut tidak benar.

"Flyer itu tidak benar adanya atau hoaks. Bijak dalam menggunakan media sosial, saring dan crosscheck kembali segala informasi yang ada. Mari kita jaga kesehatan dan keselamatan Banyumas, jangan mudah terprovokasi dengan berita hoaks," ujarnya, Senin.

Sementara itu, Kepala Pasar Ajibarang Cahyono mengatakan, ada dua isu hoaks yang akhir-akhir ini beredar di Banyumas.

Isu pertama, yakni pada tanggal 18, 19, dan 20 Juli, pasar akan ditutup.

Sedangkan, Senin (19/7/2021), akan diadakan demo oleh paguyuban pedagang Banyumas.

Namun, informasi yang dia peroleh dari Polresta Banyumas, kabar tersebut adalah tidak benar. (*)

Baca juga: Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Diperpanjang, Ditutup 26 Juli

Baca juga: Pemerintah Beri Bantuan Beras ke 2.226.076 Keluarga di Jateng, Penyaluran Dimulai Minggu

Baca juga: Yuk, Bergabung! Pemerintah Gelar Takbir Akbar Virtual Iduladha Malam Ini, Mulai Pukul 19.30 WIB

Baca juga: Cegah Klaster Iduladha, Pemkot Salatiga Minta Proses Penyembelihan Hewan Kurban Terapkan Prokes

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved