PPKM Darurat Jateng
Evaluasi Pembatasan Mobilitas Warga di Jateng, Ganjar: Kita Diapresiasi Pemerintah Pusat
Berdasarkan data pergerakan wilayah dari pemerintah pusat, mobilitas warga Jateng selama PPKM Darurat disebut terus mengalami penurunan.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
“Maka saya minta bantuan dari para CEO direktur perusahaan, kalau kritikal ya kritikal, kalau esensial esensial, nggak perlu ada ketidakbenaran informasi lah."
"Jadi biar kita nanti bisa membantu kelancarannya,” ucap Ganjar.
Sebab, hingga hari ini Ganjar menerima banyak laporan bahwa masih ada perusahaan atau industri lainnya yang berjalan namun tidak sesuai dengan kebijakan di masa pandemi.
“Saya khawatir yang tidak esensial nanti diesensialkan, yang (tidak) kritikal dikritikalkan, akhirnya terjadi nanti pergerakan massanya juga banyak dan kami mendapatkan laporan itu,” tegasnya. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Karyawan KSP Ditangkap, Lagi Pesta Sabu Bersama Tiga Rekannya di Rumah Kos Padamara Purbalingga
Baca juga: Pakai Kaus Oblong dan Topi, Cara Lain Bupati Banjarnegara Sidak Penyaluran BLT PPKM di Sigeblok
Baca juga: Mengintip Aktivitas Pemuda Patakbanteng Wonosobo, Sulap Sampah Plastik Jadi Batako Hingga BBM
Baca juga: Di Kota Tegal, Upah Gali Kubur Terpaksa Minta ke Keluarga Jenazah Covid-19, Tiap Petugas Rp 100 Ribu