Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Mengintip Aktivitas Pemuda Patakbanteng Wonosobo, Sulap Sampah Plastik Jadi Batako Hingga BBM

Tabung tempat sampah dipanaskan itu terhubung dengan pipa besi hingga uap menjadi BBM yang mengalir ke botol mineral. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Sampah plastik masih jadi masalah serius bagi lingkungan.

Ini pula yang sempat dirasakan warga Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo

Terlebih desa itu merupakan kawasan wisata pendakian Gunung Prau.

Selain sampah rumah tangga, sampah dari kegiatan pariwisata pun cukup menganggu. 

Sampah sampai menumpuk di Sungai Serayu hingga mengganggu usaha pertanian warga karena air tercemar. 

Tapi itu cerita dahulu.

Baca juga: Kisah Sukses Petani di Kejajar Wonosobo, Berangkat Haji dan Kuliahkan Anak Menjadi Dokter

Baca juga: Dirikan KPSM, Cerita Pemuda Desa Patakbanteng Wonosobo Atasi Masalah Sampah di Hulu Serayu

Baca juga: Pengusaha Carica di Dieng Wonosobo Kembali Harus Gigit Jari Tahun Ini, Imbas Larangan Mudik Katanya

Baca juga: Kesepakatan Warga Desa Kalimendong Wonosobo, Siapapun Halal Sembelih Ayam yang Lepas dari Kandang

Tepatnya, sebelum warga membangun tempat pengolahan sampah sementara yang dikelola kelompok pemuda. 

Kini, tiap hari, beberapa pemuda berbagi tugas untuk mengambil sampah rumah tangga untuk dibawa ke tempat penampungan sementara.

Di sana, sudah ada beberapa pemuda lain yang menunggu untuk memilah sampah masyarakat. 

Sampah yang bernilai jual dipisahkan lalu dijual ke pengepul untuk menutup operasional pengelola. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved