Breaking News:

Penanganan Corona

Pemkot Salatiga Berlakukan Sistem WFH, 106 ASN Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kantor pelayanan atau instansi di Kota Salatiga yang terdapat ASN positif Covid-19 kebijakan kerja dengan sistem work from home (WFH).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Warga melintas di depan Kantor Wali Kota Salatiga, Senin (14/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - 106 pegawai aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Salatiga terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto mengatakan, para ASN yang positif corona itu diduga tertular karena kontak erat dengan pegawai lain yang terlebih dahulu terpapar Covid-19.

"Total ASN akumulatif ada 106 orang positif yang tersebar pada 16 instansi."

"Rata-rata status mereka adalah tenaga kesehatan."

"Kemudian pegawai di kecamatan, dan dinas," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Sejumlah ASN Positif Covid, Pemkot Salatiga Terapkah WHF. Sekda: Kepala Dinas Tetap Ngantor

Baca juga: Salatiga Zona Merah Covid-19, Berikut Aturan Pemerintah Kaitan Protokol Kesehatan

Baca juga: Pulang dari Salatiga, Ketua MUI Cholil Nafis Positif Covid

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid di Pasar, Pemkot Salatiga Terapkan Kebijakan 4 Hari Buka 1 Hari Tutup

Menurut Yuliyanto, meski ada penambahan pasien Covid-19 yang berasal dari ASN dipastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Dia menambahkan, kantor pelayanan atau instansi yang terdapat ASN positif Covid-19 kebijakan kerja dengan sistem work from home (WFH).

"Kami pilih WFH untuk ASN yang di sana (OPD) ada positif Covid-19."

"Lalu untuk kondisi Rumah Singgah Sehat untuk isolasi pasien dipastikan masih mencukupi."

"Termasuk, ruang isolasi khusus, stok obat, vitamin, dan oksigen tidak seluruhnya dalam kondisi aman," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved