Breaking News:

Berita Kriminal

Tolak Beri Uang THR, Pedagang Buah di Bobotsari Purbalingga Dikeroyok Tukang Palak

Polisi dari Polsek Bobotsari Polres Purbalingga mengamankan dua pelaku pengeroyokan pedagang buah di wilayah Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kabag Operasi Polres Purbalingga Kompol Pujiono memintai keterangan dua pelaku penganiaya pedagang buah di wilayah Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten PurbaIingga, dalam gelar perkara di Mapolres Purbalingga, Jumat (4/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Polisi dari Polsek Bobotsari Polres Purbalingga mengamankan dua pelaku pengeroyokan pedagang buah di wilayah Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten PurbaIingga.

Pengeroyokan yang terjadi Kamis (13/5/2021) sekira pukul 01.30 WIB itu terjadi pada pedagang buah bernama Walestiono Wibowo (47) warga Desa Kabunderan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga.

Wibowo dikeroyok BM (210, warga Bobotsari, Purbalingga; dan BH (21), warga Toyareka, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga.

Kabag Operasi Polres Purbalingga Kompol Pujiono mengungkapkan, kejadian itu bermula saat kedua pelaku dalam kondisi mabuk akibat minuman keras, mendatangi lapak buah milik Wibowo.

Baca juga: Pemkab Purbalingga Bakal Bangun Gapura Masuk Bandara JB Soedirman, Butuh Dana Rp 500 Juta

Baca juga: Pesan Ganjar Kepada Pedagang Pasar Rakyat Panican Purbalingga: Jaga Kebersihan, Pilah Sampahnya

Baca juga: Todong Kemendag, Bupati Purbalingga Minta Revitalisasi Pasar Badog Dikerjakan Mulai 2022

Baca juga: Disnaker Purbalingga Diserbu Pencari Kartu Kuning, Sejumlah Perusahaan Mulai Buka Lowongan Kerja

Keduanya kemudian meminta uang THR kepada Wibowo karena bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri.

"Karena tidak diberi uang, salah satu pelaku kemudian mencekik korban. Kemudian, memukulinya bersama satu pelaku lain. Pelaku juga mengambil balok kayu yang ada di sekitar lokasi, kemudian memukulkan ke korban," jelas Kabag Operasi Polres Purbalingga Kompol Pujiono dalam gelar perkara di Mapolres Purbalingga, Jumat (4/6/2021).

Akibat penganiayaan tersebut, Wibowo mengalami sejumlah luka. Satu di antaranya, patah tulang ibu jari tangan kanan.

Hal itu diketahui setelah Wibowo melakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Dia kemudian melaporkan kejadian pengeroyokan itu ke Polsek Bobotsari.

Baca juga: 30 Relawan di Banyumas Ikuti Pelatihan Reaksi Cepat Penanganan Bencana, Ini Materi yang Didapat

Baca juga: 505 Calon Jemaah Haji Solo Batal Lagi Berangkat ke Tanah Suci, Kemenag: Belum Ada yang Tarik Dana

Baca juga: Kantor Kelurahan Bambankerep Kosong saat Jam Kerja Mulai, Wali Kota Semarang: Pagi-pagi Kena Prank

Baca juga: Polsek Cilongok Banyumas Di-Lockdown, Layanan SKCK dan Pelaporan Dialihkan ke Mobil BLKK

"Berdasarkan laporan korban dan keterangan sejumlah saksi maka identitas pelaku bisa diketahui. Kemudian, dua pelaku ditangkap pada Kamis, 20 Mei 2021," katanya.

Kabag Ops menambahkan, dua pelaku tersebut akan dijerat Pasal 170 ayat (1) tentang Bersama-sama Melakukan Kekerasan terhadap Orang atau Barang.

Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara maksimal 5 tahun 6 bulan. (Tribunbanyumas/jti)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved