Breaking News:

Haji 2021

505 Calon Jemaah Haji Solo Batal Lagi Berangkat ke Tanah Suci, Kemenag: Belum Ada yang Tarik Dana

Keputusan pemerintah membatalkan pemberangkatan jemaah haji pada 2021 berimbas pada 505 calon haji asal Solo.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo Hidayat Maskur saat ditemui awak media di kantornya, Jumat (4/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Keputusan pemerintah membatalkan pemberangkatan jemaah haji pada 2021 berimbas pada 505 calon haji asal Solo. Meski begitu, hingga Jumat (4/6/2021), belum ada calon jemaah yang menarik dana dan membatalkan keberangkatan mereka.

Kepastian batalnya pelaksanaan pemberangkatan jemaah haji itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo Hidayat Maskur menjelaskan, semua calon jemaah asal Solo sudah melalukan verifikasi data keberangkatan.

"Ada 505 yang siap berangkat haji dan lima pendamping yang sudah melakukan persiapan dokumen. Kemudian, hal lain (syarat-syarat, red) juga juga diserahkan ke Provinsi Jawa Tenggah dan tinggal menunggu jadwal keberangkatan saja," ucapnya, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: PKL di Solo Dapat Jatah Vaksin Covid-19, Hanya Berlaku bagi PKL di 14 Selter

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Digelar Juli, Pemkot Solo Berencana Gunakan BST untuk Antar Jemput Siswa

Baca juga: Sah! Pemain Jebolan Liga Belanda Yussa Nugraha Merapat ke Persis Solo

Baca juga: Hentikan Pemotor Tak Pakai Helm dan Masker, Polisi di Solo Kena Tinju di Dagu

Lantaran pemerintah membatalkan pemberangkatan jemaah calon haji, Maskur akan menyosialisasikan kepada mereka yang sudah terdaftar dan melakukan pelunasaan.

"Bagi yang mau mengambil dana (keberangkatan haji, red) juga dipersilakan. Sesui arahan pusat," tuturnya.

Maksur juga menyampaikan, bagi calon jemaah yang tidak ingin mengambil dana, akan dilayanai sesuai prosedur masa tunggu.

"Nantinya, itu (masa tunggu, red) di tahun 2022, yakni sesui prosedur pembatalan yang ada," tuturnya.

Sementara, untuk dokumen paspor calon jemaah haji yang tidak jadi berangkat, bisa diambil di kantor wilayah.

"Biasanya, diambil paspor untuk berangkat umrah. Jadi, sudah disiapkan dan bisa diambil pekan depan," ucapnya.

Menurut Maksur, 505 jemaah haji yang batal berangkat tahun ini merupakan calon jemaah haji yang juga batal berangkat dari penjadwalan tahun 2020.

"Dari tahun 2020 masih utuh. Enggak ada yang mengambil dananya jadi masih lanjut pada tahun ini," ujarnya. (*)

Baca juga: Kantor Kelurahan Bambankerep Kosong saat Jam Kerja Mulai, Wali Kota Semarang: Pagi-pagi Kena Prank

Baca juga: Polsek Cilongok Banyumas Di-Lockdown, Layanan SKCK dan Pelaporan Dialihkan ke Mobil BLKK

Baca juga: Kemenkes Ambil Sampel 75 Pasien Corona di Kudus, Antisipasi Merebaknya Virus Covid Varian Baru

Baca juga: Pemkab Purbalingga Bakal Bangun Gapura Masuk Bandara JB Soedirman, Butuh Dana Rp 500 Juta

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved