Breaking News:

Berita Tegal Hari Ini

Ini Alasan Alun-alun Kota Tegal Masih Tertutup Pagar Seng

Ada kekhawatiran pembukaan Alun-alun Kota Tegal justru akan menimbulkan kerumunan masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
ILUSTRASI - Pekerja sedang memasang pagar untuk menutupi seluruh bagian dalam Alun-alun Kota Tegal, Senin (31/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kepala Disperkim Kota Tegal, Eko Setyawan menyampaikan alasan masih ditutupnya Alun-alun Kota Tegal

Dia mengatakan, Pemkot Tegal belum membuka alun-alun karena kondisinya masih di tengah pandemi Covid-19. 

Ada kekhawatiran pembukaan alun-alun justru akan menimbulkan kerumunan masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. 

Baca juga: Bupati Tegal Umi Azizah Masih Dirawat di RSUD dr Soeselo Slawi

Baca juga: Dedy Yon Harap Tegal Raih Predikat Kota Layak Anak Tingkat Nindya

Baca juga: Belum Diresmikan, Jalan Lingkar Brebes-Tegal Mulai Dipadati PKL dan Anak Nongkrong

Baca juga: Terapkan Jemput Bola, Capaian Vaksinasi Lansia Masih Rendah di Tegal

Menurut Eko, kejadian itu pernah terjadi setelah selesainya proyek revitalisasi Taman Pancasila Kota Tegal

Terjadi euforia masyarakat yang berlebihan sehingga mengabaikan protokol kesehatan

Atas kejadian tersebut, Forkompinda sepakat untuk menutup kembali Taman Pancasila Kota Tegal.

"Poin utamanya adalah untuk mencegah terjadinya kerumunan."

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwa yang perlu didahulukan adalah keselamatan masyarakat," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (2/6/2021). 

Selain itu, menurut Eko, proyek revitalisasi Alun-alun Kota Tegal baru selesai pada tahap pertama. 

Yaitu proyek berupa pembuatan taman bunga, air mancur, dan flying deck

Eko mengatakan, alun-alun belum dibuka juga dikarenakan akan memasuki proyek tahap kedua, pada Juni 2021. 

Sehingga pagar seng yang mengelilingi alun-alun akan difungsikan lagi. 

"Semoga setelah tahap kedua selesai, pandeminya juga selesai."

"Sehingga Alun-alun Kota Tegal bisa dibuka."

"Kalau pandeminya masih ada ya, belum ada kebijakan pembukaan," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Puluhan Nakes RSUD Cilacap Bukan Terpapar Virus Varian Baru, Hasil Tes Laboratorium UGM Yogyakarta

Baca juga: Dibubarkan, Outbound Pegawai Pelabuhan Cilacap di Baturraden Banyumas, Sebelumnya Sudah Diingatkan

Baca juga: Mohon Maaf, Sementara Waktu Keluarga Tidak Bisa Membesuk Tahanan Polres Kebumen

Baca juga: Jam Operasional Kafe dan Supermarket Kembali Dibatasi, Bupati Kebumen: Maksimal Pukul 21.00

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved