Berita Politik
Para Ketua Partai Politik di Jateng Berkumpul, Ini yang Mereka Bicarakan
Pimpinan partai politik di Jawa Tengah berkumpul di Kantor DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah, Kota Semarang, Sabtu (29/5/2021) malam.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pimpinan partai politik di Jawa Tengah berkumpul di Kantor DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah, Kota Semarang, Sabtu (29/5/2021) malam.
Tidak hanya para ketua partai, sekretaris, bendahara, serta pengurus partai juga hadir dalam acara halalbihalal dan silaturahmi parpol tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ketua PKB Jateng KH M Yusuf Chudlori mengajak seluruh partai politik (parpol) di Jateng terus mendampingi wong cilik (rakyat miskin).
Apalagi, dampak pandemi Covid-19 terhadap kesejahteraan warga, sangat signifikan. Pengangguran bertambah lantaran banyak pekerja di-PHK.
"Setelah pesta demokrasi (pemilu 2019) kemarin, muncul situasi berat yakni pandemi Covid-19," kata Gus Yusuf, panggilannya, dalam pernyataan tertulis yang diterima, Minggu (30/5/2021).
Baca juga: Gerindra dan PDIP Jateng Bertemu di Tengah Kabar Prabowo-Puan Maju di Pilpres 2024, Ini yang Dibahas
Baca juga: Ketua PKB Jateng Gus Yusuf Harap Bupati Fasilitasi Rapid Antigen Gratis bagi Para Santri
Baca juga: Ganjar Tak Diundang Acara PDIP Jateng yang Dihadiri Puan, Bambang Pacul: Terlalu Ambisius Nyapres
Pandemi tersebut, kata dia, tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga berdampak pada politik, bahkan sosial budaya masyarakat.
"Segala rencana strategis pembangunan berantakan karena fokus penanganan Covid-19. Dampak kepada masyarakat sangat besar, baik skala ekonomi besar sampai mikro. Semua menjerit," kata pengasuh Pondok Pesantren Syubbanul Wathon Tegalrejo Magelang ini.
Oleh karena itu, pertemuan parpol ini sangat penting untuk menyolidkan bersama dalam rangka mendukung pemerintah tangani Covid-19.
"Ngancani wong cilik, mendampingi masyarakat. Semoga, pandemi Covid-19 ini segera selesai," tegasnya.
Terkait pemilu serentak 2024, Gus Yusuf menuturkan, semua partai pastinya mencanangkan target dan saling berkompetisi.
"Tapi, di tengah kompetisi, tentu kita harus tetap munculkan kebersamaan," imbuhnya.
Acara tersebut juga dihadiri semua ketua partai di Jateng. Di antaranya Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto; Ketua Gerindra, Abdul Wachid; Ketua DPD Golkar, Panggah Susanto; Ketua Partai Demokrat, Rinto Subekti; Ketua DPW PKS, Mohamad Haris.
Kemudian, Ketua DPW PPP, Masruhan Syamsurie; Ketua DPW Nasdem, Setyo Maharso; Ketua DPW PAN, Prof Suyatno; Ketua DPD PSI, M Farchan; dan Sekretaris DPD Hanura, Budi Susilo.
Sementara, Ketua PDIP Jateng Bambang Wuryanto mengatakan, kegiatan semacam ini sangat positif.
"Karena, semua bisa saling sharing, sehingga sangat positif," ujarnya.
Soal perbedaan dalam pesta demokrasi, menurutnya, hal itu merupakan sebuah kewajaran.
"Semua perbedaan sesungguhnya bisa diselesaikan para ketua parpol. Para ketua parpol inilah yang mempunyai tanggungjawab penuh karena diberi mandat DPP. Jadi, kalau ada perintah dari kami (ketua parpol) itu artinya perintah dari langit (DPP) dan itu harus dilaksanakan. Semua harus nunggu perintah, jangan kemajon (mendahului)," ucapnya disambut tawa para hadirin.
Baca juga: Puluhan Bebek dan Entok di Kayugeritan Pekalongan Mati Mendadak, Diduga Terpapar Flu Burung
Baca juga: Quartararo Juarai MotoGP Italia, Rossi Harus Puas di Urutan 10
Baca juga: Khusus Selasa, Warga Kota Semarang Diminta Pakai Transportasi Umum. Wajib bagi Pegawai Pemkot
Baca juga: Tertangkap Kamera Melanggar Lalu Lintas, 317 Pengendara di Kendal Dapat Surat Cinta dari Polres
Hal senada disampaikan Ketua Golkar Jateng, Panggah Susanto. Menurutnya, soliditas antarpartai politik sangat penting.
Bagi Panggah, kontestasi antarparpol merupakan hal positif, karena bisa melahirkan kualitas. Karena itu, kontestasi merupakan sebuah hal yang wajar dan semestinya.
"Tapi, semua harus sadar, kita punya kepentingan sama. Kontestasi ketat, selesai ya selesai. Semua harus yakin bahwa republik ini akan lebih baik lagi," ujarnya.
Sementara, Ketua Gerindra Jateng Abdul Wachid berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan. Tujuannya, bersama-sama membahas Jateng ke depan.
"Kami sudah bertemu seperti ini, apa yang ada, ayo dirembuk bersama. Ditata bareng apa yang kurang," katanya.
Ketua PKS Jateng Mohammad Haris juga menyambut baik kegiatan seperti ini. Sebab, agenda seperti ini bisa menjadi ajang sharing bersama.
"Banyak hal yang bisa kita bicarakan. Misal, soal pembangunan, hingga pemekaran daerah," terangnya.
Ketua Nasdem Jateng Setyo Maharso berargumen forum silaturrahmi ini juga mengancangkan semacam blue print potensi dan pembangunan Jawa Tengah pada masa yang akan datang.
"Jadi, siapapun gubernur Jawa Tengah, dia akan berpatokan dari itu," katanya.
Forum malam itu berlangsung dalam suasana gelak tawa, akrab, dan sesekali saling sindir. (*)