Breaking News:

Berita Internasional

Kapal Perang AS Dikerumuni Benda Terbang Diduga UFO, Terdeteksi Radar

Benda terbang tak dikenal atau UFO diduga mengerumuni kapal pereang Angkatan Laut Amerika Serikat.

Editor: rika irawati
Kompas.com/Techi
Ilustrasi UFO. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Benda terbang tak dikenal atau UFO diduga mengerumuni kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, benda diduga UFO tersebut mencapai 14 buah.

Kejadian ini terekam dalam video yang dirilis seorang penggemar UFO di YouTube, Jeremy Corbell.

Bahkan, rekaman video tersebut dibenarkan pejabat Departemen Pertahanan AS.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa video yang Anda kirim diambil oleh personel Angkatan Laut," kata juru bicara Pentagon kepada NBC setelah video dipublikasikan pembuat film Jeremu Corbell.

Baca juga: Para Ketua Partai Politik di Jateng Berkumpul, Ini yang Mereka Bicarakan

Baca juga: Puluhan Bebek dan Entok di Kayugeritan Pekalongan Mati Mendadak, Diduga Terpapar Flu Burung

Baca juga: Quartararo Juarai MotoGP Italia, Rossi Harus Puas di Urutan 10

Baca juga: Khusus Selasa, Warga Kota Semarang Diminta Pakai Transportasi Umum. Wajib bagi Pegawai Pemkot

Dalam video itu, layar radar kapal Angkatan Laut AS menunjukkan 14 obyek tak dikenal mengerumuni kapal.

Terdengar sejumlah kru menyampaikan kebingungan dan mendiskusikan temuan penampakan aneh tersebut.

Bahkan beberapa dari kru mengatakan benda-benda itu melaju dengan cepat ketika mereka berusaha menandai jarak dan arah benda.

Rekaman radar menunjukkan benda-benda tak dikenal terbang dan bergerak dengan kecepatan tinggi, mengerumuni kapal perang Amerika Serikat (AS).
Rekaman radar menunjukkan benda-benda tak dikenal terbang dan bergerak dengan kecepatan tinggi, mengerumuni kapal perang Amerika Serikat (AS). (Tangkap layar Youtube milik JEREMY CORBELL)

Satuan Tugas Fenomena Udara Tak Teridentifikasi (UAPTF), sebuah satuan yang didirikan AS untuk mengumpulkan laporan misterius, turun tangan.

Satuan itu kemudian memasukkan temuan itu dalam "pemeriksaan yang sedang berlangsung".

Penjelasan isi video

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved